CERITAPUBLIK.COM | Malang – Hari ini Senin, (17/3/2025) adalah hari ke 4 hilangnya Mesdiono (35) warga Dusun Baraan, Desa Pait, Kec. Kasembon, Kab Malang, Jawa Timur. Belum ada tanda-tanda keberadaan survivor walaupun hari ini sudah dikerahkan sekitar 40 personil Tim SAR gabungan dari beberapa Organisasi Potensi SAR Malang Raya dan sekitarnya ditambah 2 unit K-9 dari SARDOG Jatim.
Berdasarkan kesepakatan bersama dari hasil evaluasi malam ini Senin, (17/3/2025) berbekal keyakinan bahwa survivor masih hidup, maka koordinator tim SAR gabungan, Yoni memutuskan untuk mencoba metode memancing survivor (Mesdiono) dengan menempatkan makanan dibeberapa titik gubuk petani yang ada lahan-lahan pertanian sekitar hutan Desa Pait. Hal ini dilakukan karena informasi dari warga dan keluarga jika survivor sudah beberapa kali hilang dari rumah dan menghindar ketika tahu sedang dicari.
7 personil SAR gabungan malam ini diberangkatkan kehutan sekitar pukul 18:30 WIB dengan membawa makanan untuk ditinggal sebagai pancingan. Pantauan dari radio komunikasi saat ini (20:50 WIB) tim yang bertugas sudah mulai bergerak turun ke Posko Operasi SAR.
“Besuk, (Senin 18/3/2025) pukul 06:00 WIB tim SARDOG K-9 akan bergerak lebih dulu sebelum personil tim yang lain berangkat, hal ini untuk memberi kesempatan anjing pelacak untuk melaksanakan tugasnya sebelum jejak terpapar oleh jejak-jejak orang atau tim yang lain”, ujar Yoni Fariza koordinator Unit Siaga SAR Malang Raya kantor SAR Surabaya, Jatim.
“Dengan begitu kinerja unit K-9 akan lebih maksimal”, tambahnya. (Dwie derek)















