Balikpapan — Pemerintah Kota Balikpapan kembali melakukan penguatan kapasitas aparatur melalui pelantikan pejabat fungsional di lingkungan pemerintah daerah. Sebanyak 12 aparatur sipil negara (ASN) resmi dilantik oleh Wali Kota Balikpapan, Dr H Rahmad Mas’ud, SE., ME., pada Jumat (6/3/2026).
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Balikpapan dalam meningkatkan kualitas birokrasi sekaligus memperkuat pelayanan publik kepada masyarakat. Keberadaan pejabat fungsional dinilai penting karena memberikan dukungan tenaga profesional yang memiliki kompetensi sesuai bidang keahlian masing-masing.
Dalam sambutannya, Rahmad menyampaikan bahwa pengangkatan pejabat fungsional merupakan kebutuhan organisasi yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Menurutnya, jabatan fungsional memiliki peran penting dalam menunjang efektivitas kinerja pemerintahan daerah.
“Jabatan fungsional memiliki peran strategis dalam memperkuat kinerja birokrasi. Pemerintah Kota Balikpapan terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” ujar Rahmad.
Ia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik serta mampu menunjukkan kinerja sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Selain itu, mereka diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.
Rahmad juga menekankan bahwa aparatur pemerintah harus bekerja secara profesional, cerdas, dan ikhlas dalam menjalankan tugasnya. Menurutnya, pejabat fungsional dituntut menjadi tenaga ahli di bidang masing-masing sekaligus mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Setiap pejabat fungsional harus mampu menunjukkan kapasitas sebagai tenaga profesional yang dapat memberikan solusi atas tantangan yang dihadapi pemerintah dan masyarakat,” katanya.
Di tengah era keterbukaan informasi, ia mengingatkan bahwa kinerja aparatur pemerintah semakin menjadi perhatian publik. Oleh karena itu, setiap aparatur negara harus mampu menjaga integritas serta menjunjung tinggi transparansi dalam menjalankan tugas.
“Setiap aparatur harus mampu menjawab kepercayaan masyarakat melalui performa kerja yang profesional dan perilaku yang baik,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rahmad juga mengajak seluruh aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan untuk membangun budaya kerja yang responsif, solutif, dan kolaboratif. Menurutnya, budaya kerja tersebut penting untuk mendorong percepatan pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia menilai peningkatan kualitas aparatur merupakan bagian dari visi pembangunan Kota Balikpapan untuk terus berkembang menjadi daerah yang maju dan berdaya saing. Pemerintah kota menargetkan Balikpapan dapat menjadi kota bertaraf global yang nyaman dihuni oleh seluruh lapisan masyarakat.
Menutup sambutannya, Rahmad mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus bekerja bersama membangun kota dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemampuan dan petunjuk kepada kita semua dalam mewujudkan Balikpapan sebagai kota global yang nyaman bagi semua dalam bingkai Madinatul Iman,” tutupnya.















