Scroll untuk baca artikel
AdvertorialBalikpapanBPBD BalikpapanEkonomiIndonesiaInfo PublikKalimantan TimurPemerintah Kota BalikpapanTerkiniWali Kota Balikpapan

230 Kios Pasar Sepinggan Terbakar, Pemkot Balikpapan Janjikan TPS bagi Pedagang

177
×

230 Kios Pasar Sepinggan Terbakar, Pemkot Balikpapan Janjikan TPS bagi Pedagang

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud meninjau lokasi kebakaran yang menghanguskan 230 kios Pasar Sepinggan bersama jajaran pemerintah daerah.

Balikpapan – Kebakaran Pasar Sepinggan mendorong Pemerintah Kota Balikpapan menyiapkan Tempat Penampungan Sementara (TPS) bagi sekitar 230 pedagang agar aktivitas perdagangan dapat segera kembali berjalan.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud meninjau langsung lokasi kebakaran di Pasar Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan, Sabtu (1/8/2026). Ia memastikan pemerintah segera menangani dampak kebakaran dan menyiapkan langkah pemulihan bagi para pedagang.

Dalam peninjauan tersebut, Rahmad didampingi Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan Haemusri Umar dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan Usman Ali. Pemerintah menegaskan para pedagang tidak akan dibiarkan kehilangan tempat usaha dalam waktu lama.

Salah satu langkah yang segera dilakukan ialah membangun Tempat Penampungan Sementara (TPS). Fasilitas itu akan digunakan sekitar 230 pedagang untuk kembali berjualan sambil menunggu penataan ulang pasar.

“Pedagang kami minta bersabar. Pemerintah tidak akan tinggal diam. Pasar ini akan kita tata ulang, dan untuk sementara akan disiapkan tempat penampungan sementara (TPS) agar pedagang tetap bisa berjualan,” ujar Rahmad Mas’ud, Sabtu (1/8/2026).

Sebelum pembangunan TPS dimulai, pemerintah akan membersihkan area bekas kebakaran. Proses tersebut memerlukan koordinasi dengan para pedagang agar alat berat dan kendaraan pengangkut material dapat masuk ke lokasi tanpa kendala.

“Yang pertama kita bersihkan dulu lokasi ini. Karena itu kami sedang konsolidasi dan berkoordinasi dengan para pedagang supaya akses mobilisasi untuk pembersihan lahan bisa berjalan lancar,” katanya.

Rahmad juga menyampaikan belasungkawa kepada para pedagang yang terdampak. Ia berharap proses pemulihan berjalan cepat sekaligus menjadi awal penataan Pasar Sepinggan yang lebih tertib dan aman.

Menurutnya, Pasar Sepinggan merupakan salah satu pasar tradisional bersejarah di Balikpapan yang telah berdiri sejak era 1970-an. Karena itu, revitalisasi akan difokuskan pada perbaikan bangunan, peningkatan kenyamanan, serta penguatan aspek keselamatan.

“Atas nama pemerintah, saya mengucapkan turut berduka atas kejadian ini. Mudah-mudahan penataan nanti jauh lebih baik. Memang sebenarnya kita sudah memiliki niat untuk merevitalisasi pasar ini. Mudah-mudahan dengan kemampuan anggaran yang ada, pembangunan bisa segera direalisasikan,” ujarnya.

Rahmad menegaskan pemerintah akan memperkuat sistem pencegahan kebakaran di pasar tradisional dan fasilitas publik. Salah satunya melalui penyediaan alat pemadam api ringan (APAR).

“Ke depan bukan hanya di pasar ini, tetapi juga pasar-pasar lain dan fasilitas publik harus memiliki APAR sebagai langkah antisipasi apabila terjadi keadaan darurat,” tegasnya.

Pemerintah masih mengkaji lokasi pembangunan TPS. Salah satu opsi yang dipertimbangkan ialah memanfaatkan area parkir. Namun, pemerintah menilai langkah tersebut berpotensi mengganggu akses kendaraan dan aktivitas pengunjung.

“Kita tidak ingin solusi yang dibuat justru menimbulkan masalah baru. Kalau area parkir dipakai seluruhnya, nanti kendaraan sulit masuk dan pembeli juga berkurang. Itu tentu akan merugikan pedagang sendiri,” jelasnya.

Selain menyiapkan TPS, Pemerintah Kota Balikpapan menginstruksikan perangkat daerah terkait mempercepat pendataan pedagang, menghitung tingkat kerusakan, membersihkan lokasi kebakaran, serta menyusun rencana revitalisasi Pasar Sepinggan.

Sementara itu, penyebab kebakaran yang terjadi pada Jumat (31/7/2026) masih dalam penyelidikan kepolisian. Petugas gabungan juga terus menginventarisasi kerusakan dan menghitung total kerugian akibat peristiwa tersebut.