Scroll untuk baca artikel
BalikpapanDinas PendidikanInfo PublikKalimantan TimurTerkini

SDN 22 Balikpapan Timur Tahap Akhir Pembangunan, Ditargetkan Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

136
×

SDN 22 Balikpapan Timur Tahap Akhir Pembangunan, Ditargetkan Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Sebarkan artikel ini

Balikpapan — Pembangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 22 di Kecamatan Balikpapan Timur kini memasuki fase penyelesaian akhir. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan menargetkan seluruh pekerjaan rampung pada akhir Januari 2026 sehingga sekolah dapat segera difungsikan.

Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Irfan Taufik, menyampaikan bahwa hingga pertengahan Januari 2026 progres fisik pembangunan telah mencapai sekitar 90 persen. Sisa pekerjaan difokuskan pada penyempurnaan fasilitas pendukung sekolah.

“Progres pembangunan SDN 22 Balikpapan Timur sudah mencapai 90 persen. Sisa pekerjaan sekitar 10 persen sedang kami kebut dan ditargetkan selesai akhir Januari 2026,” ujar Irfan Taufik, Kamis (15/1/2026).

Ia menjelaskan, tahap akhir pembangunan mencakup penyelesaian ruang kelas, fasilitas sanitasi, serta sarana penunjang lainnya yang dibutuhkan untuk kegiatan belajar mengajar. Disdikbud memastikan seluruh fasilitas akan siap digunakan pada tahun ajaran baru.

“Untuk tahun ajaran baru, sekolah ini sudah siap digunakan. Meja, kursi, dan fasilitas pendukung lainnya juga sudah kami siapkan,” kata Irfan.

Tidak hanya pembangunan fisik, Disdikbud juga telah menyiapkan aspek sumber daya manusia. Tenaga pendidik untuk SDN 22 Balikpapan Timur sudah direkrut agar proses pembelajaran dapat langsung berjalan optimal sejak sekolah mulai beroperasi.

“Termasuk tenaga pengajarnya, sudah kami rekrut tahun ini. Jadi ketika sekolah dibuka, proses pembelajaran bisa langsung berjalan dengan baik,” ujarnya.

Pemerintah Kota Balikpapan berharap kehadiran SDN 22 Balikpapan Timur dapat memperluas akses dan pemerataan layanan pendidikan, khususnya di wilayah Balikpapan Timur yang terus berkembang. Sekolah ini diharapkan mampu menampung kebutuhan peserta didik sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan dasar di kota Balikpapan.