Scroll untuk baca artikel
AdvertorialBalikpapanIndonesiaInfo PublikKalimantan TimurTerkini

Kebakaran di Baru Ilir, Satu Rumah Rusak Parah dalam Waktu Singkat

119
×

Kebakaran di Baru Ilir, Satu Rumah Rusak Parah dalam Waktu Singkat

Sebarkan artikel ini

Balikpapan — Peristiwa kebakaran kembali terjadi di kawasan permukiman Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Kamis (26/3/2026) siang. Insiden tersebut mengakibatkan satu unit rumah di RT 5, Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat mengalami kerusakan berat hingga sekitar 75 persen.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.17 Wita. Setelah menerima laporan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan segera mengerahkan tim pemadam ke lokasi kejadian.

Komandan Regu UPT BPBD Balikpapan Barat, Bambang, menyebut respons cepat menjadi faktor penting dalam mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitarnya.

“Begitu laporan masuk, tim langsung bergerak ke lokasi. Dukungan relawan dan warga juga sangat membantu, terutama dalam penempatan unit pemadam sehingga penanganan bisa dilakukan dengan cepat,” ujar Bambang saat dikonfirmasi.

Api berhasil dikendalikan dalam waktu relatif singkat, yakni sekitar 15 menit sejak pemadaman intensif dilakukan. Meskipun demikian, petugas tetap melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa.

“Pendinginan ini penting untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api,” kata Bambang.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, karena rumah yang terbakar diketahui dalam keadaan kosong saat peristiwa berlangsung. Namun, kerusakan bangunan tergolong signifikan, terutama pada bagian dalam rumah yang belum sepenuhnya teridentifikasi saat proses penanganan.

Dalam upaya pemadaman, BPBD mengerahkan beberapa unit dari berbagai pos, termasuk satu unit dari Pos Baru Tengah, dua unit dari Pos Balikpapan Barat, serta tambahan bantuan dari sektor Gunung Samarinda. Selain itu, aparat kepolisian, unsur TNI AL (Lanal), dan relawan turut membantu di lapangan.

Bambang menambahkan bahwa kondisi permukiman yang padat meningkatkan risiko perambatan api. Namun, berkat koordinasi yang cepat, kebakaran tidak menyebar ke rumah lainnya.

“Jarak antar rumah cukup berdekatan, sehingga risikonya tinggi. Tapi berkat penanganan cepat, api bisa dicegah agar tidak merembet,” ujarnya.

Kejadian ini menambah daftar kebakaran yang terjadi dalam waktu berdekatan di Balikpapan. Sebelumnya, insiden serupa juga terjadi di kawasan Karang Jati, Balikpapan Tengah, yang menghanguskan sejumlah bangunan di area padat penduduk.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran di Baru Ilir masih dalam penyelidikan pihak berwenang. BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi sumber api di lingkungan rumah.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama dalam penggunaan listrik dan sumber api lainnya, agar kejadian serupa tidak terulang,” kata Bambang.