Scroll untuk baca artikel
AcehBrimobInfo PublikSumateraTerkini

Aksi Multitasking Kemanusiaan, Personel BKO Brimob Kaltim Pulihkan Fasilitas dan Bangun Jembatan di Aceh Utara

124
×

Aksi Multitasking Kemanusiaan, Personel BKO Brimob Kaltim Pulihkan Fasilitas dan Bangun Jembatan di Aceh Utara

Sebarkan artikel ini

ACEH UTARA – Dedikasi tanpa batas terus ditunjukkan oleh personel Satbrimob Polda Kalimantan Timur yang tengah melaksanakan tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) di wilayah Polda Aceh. Pada Kamis (22/01/2026), satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) di bawah pimpinan Danki Penugasan AKP Elan Suherlan, S.H., melaksanakan rangkaian aksi kemanusiaan di sejumlah titik krusial di Kabupaten Aceh Utara.

Kegiatan diawali dengan pembersihan material lumpur di Kantor Pusat Kegiatan Guru (PKG) Kecamatan Muara Batu guna memulihkan fasilitas penunjang kegiatan para pendidik pascabencana. Langkah ini dilakukan agar aktivitas koordinasi pendidikan dapat kembali berjalan normal.

Selanjutnya, personel bergerak ke Desa Riseh Tunon, Kecamatan Sawang, untuk membangun jembatan darurat sebagai upaya memulihkan akses transportasi warga yang sempat terputus. Selain pengerjaan fisik, personel Brimob juga membantu warga saat melakukan penyeberangan guna menjamin keselamatan di wilayah yang masih rawan.

Di lokasi berbeda, lima personel yang dipimpin Ipda Ayub Syawal, S.A.P., melaksanakan verifikasi data pengungsi di Kecamatan Muara Satu dan Dewantara. Kegiatan ini bertujuan memastikan keakuratan data sebagai dasar penyaluran bantuan logistik yang tepat sasaran.

Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., mengapresiasi kinerja dan mobilitas tinggi personelnya dalam menjalankan tugas kemanusiaan secara simultan.

“Misi kami di Aceh mencakup pemulihan infrastruktur sekaligus pendataan yang akurat. Baik membersihkan kantor guru, membangun jembatan, maupun verifikasi data pengungsi, semuanya bermuara pada satu tujuan: meringankan beban masyarakat dengan solusi yang cepat dan tepat,” ujar Kombes Pol. Andy Rifai.

Ia juga berpesan agar seluruh personel tetap mengedepankan sikap humanis, menjaga stamina, serta terus memperkuat sinergi dengan masyarakat setempat.

“Jadikan setiap pengabdian sebagai ibadah dan bukti loyalitas kepada negara. Teruslah hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” pungkasnya.