Balikpapan — Manajemen Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan menyiapkan posko terpadu guna mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026. Posko tersebut dijadwalkan beroperasi mulai 13 Maret hingga 28 Maret 2026.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R. Iwan Winaya Mahdar, menyampaikan bahwa seluruh persiapan posko telah rampung dan siap difungsikan untuk memastikan pelayanan optimal selama periode mudik.
“Pertama, kami sudah menyiapkan posko terpadu. Saat ini sudah kita siapkan dan sudah siap digunakan,” ujar Iwan, Kamis (26/2/2026).
Ia menjelaskan, posko ditempatkan di lokasi strategis, yakni di bagian tengah antara area timur dan barat terminal atau tepat di depan layanan pelanggan (customer service). Posko ini akan dioperasikan bersama sejumlah instansi seperti TNI, Polri, Basarnas, serta instansi vertikal lainnya.
“Posko terpadu ini digunakan bersama-sama dengan teman-teman TNI, Polri, Basarnas, dan instansi vertikal terkait, yang semangatnya sama, yaitu memastikan bahwa angkutan Lebaran 2026 berjalan dengan baik, lancar, efektif, dan bisa memberikan layanan lebih kepada masyarakat,” katanya.
Prediksi Kenaikan Penumpang 2 Persen
Manajemen bandara memperkirakan jumlah penumpang pada periode Lebaran tahun ini meningkat sekitar 2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total pergerakan penumpang selama masa angkutan Lebaran diproyeksikan mencapai kurang lebih 313 ribu orang.
“Kami prediksikan ada kenaikan sekitar 2 persen dibandingkan dengan tahun 2025 yang lalu. Prognosa kami di angka kurang lebih 313 ribu orang saat angkutan Lebaran,” ungkap Iwan.
Tingginya mobilitas masyarakat selama musim mudik menjadi alasan pihak bandara untuk memastikan seluruh layanan berjalan maksimal.
Terapkan Rebalancing Area Check-in
Sebagai langkah antisipasi kepadatan, manajemen menerapkan sistem rebalancing atau penyeimbangan penggunaan area terminal. Maskapai yang tergabung dalam Garuda Group seperti Garuda Indonesia dan Pelita Air kini menggunakan area check-in sisi timur (area Bravo).
Penerbangan internasional juga dilayani melalui area Alfa di sisi timur. Sementara itu, sisi barat terminal tetap digunakan oleh maskapai dari Lion Air Group, Sriwijaya Air, dan Fly Jaya.
“Salah satunya adalah kita sudah melakukan rebalancing. Jadi terbagi sangat seimbang antara timur dan barat. Ini untuk memastikan semuanya tersebar dengan baik, tidak ada penumpukan di satu sisi saja,” jelas Iwan.
Raih Empat Penghargaan Internasional
Selain kesiapan menghadapi musim mudik, manajemen juga menyampaikan capaian prestasi pada 2025. Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan berhasil meraih empat penghargaan dari Airport Council International dalam ajang Airport Service Quality (ASQ), serta masuk dalam 10 bandara terbaik penerima penghargaan di kawasan Asia Pasifik.
“Khusus Balikpapan, alhamdulillah mendapatkan empat kategori sekaligus,” kata Iwan.
Adapun penghargaan tersebut meliputi kategori bandara terbaik untuk kapasitas 5–15 juta penumpang per tahun di Asia Pasifik, bandara paling menyenangkan (most enjoyable airport), bandara terbersih (cleanest airport), serta bandara termudah bagi penumpang (easiest airport).
“Cukup membahagiakan, khususnya untuk masyarakat Balikpapan, bahwa bandara yang ada saat ini mendapatkan penghargaan yang sangat prestisius dan terbaik di Asia Pasifik dengan empat kategori,” ujarnya.
Manajemen berharap berbagai persiapan operasional serta peningkatan layanan tersebut dapat menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat selama musim mudik Lebaran 2026.















