Scroll untuk baca artikel
AdvertorialHukumInfo PublikJakartaPolriTerkini

Kapolri Teken MoU dengan PT Pupuk Indonesia, Pastikan Distribusi Pupuk Tepat Sasaran

145
×

Kapolri Teken MoU dengan PT Pupuk Indonesia, Pastikan Distribusi Pupuk Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini

Jakarta — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri peresmian proyek revamping ammonia Pabrik 2 PT Pupuk Kalimantan Timur (Kaltim) di Bontang, Kalimantan Timur, Kamis (29/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Pupuk Indonesia terkait pengawalan distribusi pupuk di seluruh Indonesia.

Kapolri menyampaikan bahwa proyek revamping ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi produksi pupuk nasional.

 “Alhamdulillah hari ini di samping kami dapatkan undangan mendampingi Ketua dan pak Mentan melaksanakan peresmian revamping yang dilaksanakan di PT Kaltim artinya negara bisa melaksanakan efisiensi khususnya dalam produksi pupuk sebesar 10 sampai 16 persen,” kata Sigit.

Selain itu, Polri bersama PT Pupuk Indonesia menandatangani MoU guna memastikan pendistribusian pupuk berjalan tepat sasaran, khususnya kepada para petani yang membutuhkan.

“Kami melaksanakan penandatanganan MoU untuk pendistribusian pupuk. Sehingga pupuk betul-betul bisa tepat sasaran sampai di masyarakat petani yang membutuhkan,” ujar Sigit.

Kapolri menambahkan, kerja sama ini juga bertujuan agar proses distribusi pupuk dapat berlangsung tepat waktu. Pasalnya, keterlambatan distribusi dapat berdampak besar terhadap produktivitas pertanian nasional.

“Harapan kita sampai tepat waktu, karena tadi disampaikan bahwa keterlambatan satu minggu akan berdampak terhadap penurunan produktivitas dan apabila dinasionalkan itu merugikan seratu triliun,” ucap Sigit.

Lebih lanjut, Kapolri menegaskan bahwa ketertiban dalam distribusi pupuk diharapkan dapat meningkatkan produktivitas petani, sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Disatu sisi produktivitas akan berkurang ini yang menjadi perhatian kita. Sebagaimana arahan Pak Presiden kita sedang membuat road map ke depan selain wujdukan swasembada pangan ke depan kita betul-betul bisa wujudkan indonesia menjadi salah satu negara menjadi lumbung padi dunia,” tegas Sigit.

Untuk itu, Kapolri menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian agar mengawal secara maksimal dan optimal proses distribusi pupuk di seluruh wilayah Indonesia.

“Kami dari jajaran Polri berterima kasih dan kami akan melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya. Saya ingatkan seluruh jajaran untuk ikut mengawal terkait distribusi pupuk sehingga tepat sasaran produktivitas petani juga betul-betul optimal dan pencapaian peningkatan swasembada pangan sebagaimana ditarget pak Presiden betul-betul bisa berjalan dengan maksimal,” tutup Sigit.