Scroll untuk baca artikel
AdvertorialIndonesiaInfo PublikKalimantan UtaraNunukanTerkiniTNI

Kunjungan Panglima TNI di Sebuku, Tinjau Kesiapan Daerah Latihan

146
×

Kunjungan Panglima TNI di Sebuku, Tinjau Kesiapan Daerah Latihan

Sebarkan artikel ini

Nunukan – Dalam upaya memperkuat kesiapan tempur dan menjaga kedaulatan wilayah perbatasan, Agus Subianto melakukan peninjauan strategis ke Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Senin (23/2/2026).

Kunjungan kerja yang diawali dari Lanud Anang Busra ini difokuskan pada inspeksi lahan yang diproyeksikan menjadi area Latihan Gabungan (Latgab) TNI dalam waktu dekat.

Disambut Pejabat TNI dan Forkopimda

Kedatangan Panglima TNI disambut jajaran pimpinan TNI dan pemerintah daerah, di antaranya:

  • Krido Pramono
  • Phundi Rusbandi
  • Mochamad Untung Suropati
  • Mohammad Sjahroni
  • Hermanus

Turut mendampingi pula sejumlah pejabat utama TNI, termasuk Letjen TNI Bobby R. Makmum, Letjen TNI M. Naudi Nurdika, Mayjen TNI Lin Nofrianto, serta Brigjen TNI Fauzan Fadli.

Tiga Fokus Peninjauan

Kunjungan ini bukan sekadar seremoni. Terdapat tiga poin utama yang menjadi fokus peninjauan, yakni:

1. Memastikan kesiapan dan kesesuaian lahan dengan kebutuhan skenario latihan gabungan yang kompleks.

2. Menjadikan hasil peninjauan sebagai basis data penempatan pasukan secara taktis dan efisien.

3. Mengidentifikasi potensi kendala medan dan kerawanan wilayah yang mungkin muncul selama latihan berlangsung.

Keberadaan daerah latihan yang representatif di wilayah perbatasan utara Indonesia diharapkan mampu meningkatkan kemampuan prajurit sekaligus menjadi langkah preventif dalam menghadapi potensi ancaman.

Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Krido Pramono, menyampaikan bahwa peninjauan bertujuan memastikan medan latihan memiliki nilai taktis tinggi serta relevan dengan karakteristik ancaman modern.

“Pemilihan lokasi di Sebuku bukan tanpa alasan. Karakteristik wilayah Nunukan sangat representatif untuk menguji ketangguhan fisik dan mental prajurit dalam skenario pertahanan perbatasan,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen TNI dalam memperkuat kesiapsiagaan operasional serta menjaga stabilitas dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di wilayah perbatasan Kalimantan Utara.