Scroll untuk baca artikel
BalikpapanDinas PendidikanInfo PublikKalimantan TimurTerkini

Lebih dari Empat Dekade Mengabdi, Puji Sadarani Purna Tugas dari Dunia Pendidikan Balikpapan

159
×

Lebih dari Empat Dekade Mengabdi, Puji Sadarani Purna Tugas dari Dunia Pendidikan Balikpapan

Sebarkan artikel ini

Balikpapan — Setelah hampir 42 tahun mengabdikan diri di dunia pendidikan, Puji Sadarani, S.Pd., M.M., resmi memasuki masa purnabakti. Momen tersebut ditandai dengan penyerahan piagam penghargaan dari Pemerintah Kota Balikpapan, Senin (19/1/2026).

Puji tampak berusaha tegar saat menerima penghargaan dari Wakil Wali Kota Balikpapan, meski rasa haru tak sepenuhnya bisa disembunyikan.

“Rasanya campur aduk. Senang, bahagia, tapi juga sedih. Saya sebenarnya tidak ingin pensiun,” ujarnya lirih.

Perempuan yang genap berusia 60 tahun pada 21 Januari 2026 ini telah mengabdi selama 41 tahun 10 bulan sebagai aparatur sipil negara (ASN). Dunia sekolah bukan sekadar tempat bekerja, melainkan ruang panjang pengabdian yang membentuk perjalanan hidupnya.

Puji memulai karier sebagai guru sejak usia 18 tahun. Ia pertama kali mengajar di SD Negeri 003 Balikpapan Kota, yang kemudian menjadi sekolah tempatnya mengabdi paling lama. Pada masa awal karier, proses menjadi guru masih diawali dengan praktik mengajar dan ujian sebelum diangkat sebagai tenaga honorer.

Sepanjang pengabdiannya, Puji pernah menjabat sebagai kepala sekolah di SD Negeri 026 dan SD Negeri 007 Balikpapan Selatan, sebelum kembali ke SD Negeri 003 Balikpapan Kota. Di sekolah tersebut, ia mengabdi selama 14 tahun hingga masa pensiun.

Sebagian besar kariernya dihabiskan mengajar kelas awal sekolah dasar. Menurutnya, fase tersebut merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter anak.

“Saya paling lama mengajar kelas satu SD. Di situlah karakter anak-anak mulai dibangun,” katanya.

Berbagai tantangan dunia pendidikan telah dilaluinya, mulai dari keterbatasan sarana hingga perubahan kurikulum. Namun semua dijalani dengan kesabaran.

“Selama lebih dari 41 tahun menjadi pegawai negeri, Alhamdulillah semuanya bisa dilalui dengan baik,” ujarnya.

Di luar tugas sebagai pendidik, Puji juga aktif di masyarakat. Ia terlibat dalam PKK, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta pernah menjabat sebagai Ketua RT. Dedikasinya mengantarkan Puji meraih penghargaan RT terbaik selama 15 tahun berturut-turut dan tiga penghargaan tingkat Kota Balikpapan.

Menjelang masa purnabakti, Puji menitipkan pesan agar kualitas pendidikan di Balikpapan terus ditingkatkan, terutama pada aspek literasi dan numerasi.

“Anak-anak jangan dihilangkan kebiasaan menghafal. Menghafal itu penting,” tuturnya.

Memasuki masa pensiun, Puji memilih menikmati waktu bersama keluarga. Ia kini tinggal di kawasan Batakan bersama empat anak dan dua cucunya, setelah rumah lamanya di kawasan Bhayangkara terdampak kebakaran pada 2017.

Meski telah pensiun, kecintaannya pada dunia pendidikan tetap melekat. Lebih dari empat dekade Puji Sadarani menanamkan ilmu dan membentuk karakter generasi muda Balikpapan—sebuah pengabdian panjang yang kini ditutup dengan penuh kenangan.