Scroll untuk baca artikel
AdvertorialEdukasiInfo PublikKalimantan TimurNusantaraTerkini

Literasi Keuangan Digital dan Legalitas Usaha Dorong UMKM Naik Kelas di Wilayah IKN

137
×

Literasi Keuangan Digital dan Legalitas Usaha Dorong UMKM Naik Kelas di Wilayah IKN

Sebarkan artikel ini

NUSANTARA — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) menyelenggarakan Lokakarya Literasi Keuangan Digital dan Edukasi Legalitas Produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bagi pelaku UMKM di Kecamatan Samboja dan Samboja Barat. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas dan daya saing UMKM lokal agar mampu tumbuh berkelanjutan seiring pembangunan IKN.

Lokakarya Batch 1 dilaksanakan selama dua hari, Selasa–Rabu (3–4 Februari 2026), bertempat di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Kelurahan Kampung Lama, Kecamatan Samboja. Selanjutnya, Batch 2 diselenggarakan pada Kamis–Jumat (5–6 Februari 2026) di BPU Kantor Kecamatan Samboja Barat.

Dalam kegiatan ini, para peserta dibekali pemahaman mengenai manajemen keuangan berbasis digital, pemanfaatan layanan keuangan digital, serta edukasi legalitas usaha dan produk, guna mendorong UMKM yang lebih akuntabel, profesional, dan berdaya saing.

Program ini juga mendukung target pembangunan IKN, termasuk sasaran nol persen kemiskinan pada tahun 2035, melalui penguatan ekosistem digital UMKM yang mencakup fasilitasi penjualan daring, promosi usaha, penyaluran insentif, serta program pelatihan berkelanjutan.

Lokakarya diikuti oleh 120 pelaku UMKM, terdiri dari 60 peserta Kecamatan Samboja dan 60 peserta Kecamatan Samboja Barat. Kedua kecamatan tersebut merupakan wilayah delineasi IKN yang berperan strategis sebagai daerah penyangga, dengan cakupan 13 desa/kelurahan di Kecamatan Samboja dan 10 desa/kelurahan di Kecamatan Samboja Barat.

Direktur Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Conrita Ermanto, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini memberikan dampak nyata bagi pengembangan usaha masyarakat.

“Melalui workshop ini, kami berharap para pelaku UMKM dapat mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk mengembangkan usahanya menjadi lebih maju, profesional, dan berdaya saing tinggi, sehingga mampu berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah IKN,” ujarnya.

Melalui kolaborasi dengan Bank Indonesia, Otorita IKN menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemberdayaan UMKM agar mampu berperan aktif dalam pertumbuhan ekonomi wilayah penyangga serta mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara yang inklusif dan berkelanjutan.