Scroll untuk baca artikel
DPRD SamarindaIndonesiaInfo PublikKalimantan TimurKesehatanPemerintahanPemprov KaltimPolda kaltimPolresta SamarindaSamarindaTerkini

Mahasiswa Pingsan di DPRD Samarinda, Tim Medis Sigap Menangani

128
×

Mahasiswa Pingsan di DPRD Samarinda, Tim Medis Sigap Menangani

Sebarkan artikel ini
Tim medis gabungan mengevakuasi mahasiswa pingsan saat aksi di DPRD Samarinda

Samarinda — Seorang mahasiswa pingsan di tengah aksi unjuk rasa di DPRD Samarinda, Selasa (21/4/2026), saat situasi memanas akibat dorong-dorongan di pintu masuk gedung.

Insiden terjadi ketika massa aksi berusaha memasuki area Gedung DPRD Samarinda. Korban diketahui bernama Maulana, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Mulawarman, yang mengalami penurunan kondisi fisik saat berada di tengah kerumunan.

Tim kesehatan dari Dokkes Polda Kaltim bersama tim medis Polresta Samarinda yang telah bersiaga sejak awal langsung memberikan pertolongan pertama di lokasi. Penanganan dilakukan cepat dan profesional meskipun situasi di lapangan masih dipenuhi massa dengan pengamanan ketat aparat kepolisian.

“Kami sejak awal telah menyiapkan tim Dokkes Polda Kaltim dan Polresta Samarinda sebagai bentuk kesiapsiagaan. Saat ada mahasiswa yang tidak sadarkan diri, tim langsung bergerak cepat memberikan penanganan di lokasi,” ungkap Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar.

Situasi sempat memanas ketika massa mencoba memasuki gedung DPRD, memicu dorong-dorongan dengan petugas yang berjaga. Kendati demikian, aparat tetap mengedepankan pendekatan humanis dengan fokus pada keselamatan semua pihak.

“Memang terjadi peningkatan tensi di lapangan, namun ketika ada peserta aksi yang pingsan, fokus utama kami adalah evakuasi dan penanganan medis secara cepat,” jelasnya.

Setelah mendapatkan perawatan awal, kondisi korban dilaporkan berangsur membaik. Kepolisian memastikan kehadiran tim medis menjadi bagian penting dalam pengamanan aksi untuk menjamin keselamatan seluruh peserta.

“Keselamatan masyarakat, termasuk peserta aksi, menjadi prioritas kami. Tim medis akan selalu disiagakan dalam setiap kegiatan pengamanan,” tutupnya.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, mewakili Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, menegaskan bahwa pengamanan aksi dilakukan secara profesional, proporsional, dan humanis dengan mengutamakan kesiapan tim medis.

“Polda Kaltim berkomitmen untuk memastikan setiap kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dapat berjalan dengan aman. Pendekatan humanis menjadi prioritas, termasuk kesiapan tim medis untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.