Nusantara — Kunjungan pimpinan MPR RI ke Ibu Kota Nusantara menegaskan dukungan kuat terhadap percepatan pembangunan kawasan legislatif serta kesiapan pemindahan pusat pemerintahan Indonesia.
Rombongan pimpinan MPR RI tiba di Bandar Udara Internasional Nusantara pada Senin, 20 April 2026, sebelum melanjutkan peninjauan ke sejumlah titik strategis di kawasan IKN. Fokus utama kunjungan ini adalah memastikan progres pembangunan serta kesiapan fasilitas yang tengah disiapkan pemerintah, termasuk kawasan legislatif yang akan menjadi pusat aktivitas parlemen di masa depan.
Selain kawasan legislatif, rombongan juga meninjau pembangunan Masjid Negara IKN, Rumah Tapak Jabatan Menteri, Kantor Otorita IKN, hingga kawasan glamping yang mendukung ekosistem kawasan. Kunjungan ini dihadiri oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani, jajaran pimpinan MPR, pimpinan DPD RI, serta anggota dan pimpinan fraksi.
Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono bersama jajaran serta Wakil Gubernur Kalimantan Timur. Dalam kesempatan tersebut, Basuki memaparkan perkembangan pembangunan IKN yang kini memasuki fase lanjutan.
“Suatu kehormatan bagi kami menyambut Bapak/Ibu pimpinan MPR RI. Ini merupakan kunjungan pertama lembaga yang mendarat langsung di Bandara Internasional IKN. Dapat kami sampaikan bahwa minggu lalu, Bapak Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani persetujuan desain kawasan legislatif dan yudikatif. Hal ini merupakan dukungan penuh buat kami,” ujar Basuki.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan tahap pertama yang berfokus pada kawasan eksekutif telah rampung secara umum. Pemerintah kini mengakselerasi pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif sebagai bagian dari tahap berikutnya.
Pimpinan MPR RI juga menerima paparan mengenai rencana pembangunan tahap kedua yang menitikberatkan pada pembangunan fisik lembaga legislatif dan yudikatif beserta ekosistem pendukungnya. Ketua MPR RI Ahmad Muzani menegaskan bahwa kunjungan ini mencerminkan komitmen lembaga negara dalam memastikan kesiapan pemindahan ibu kota.
“Kepastian kita pindah itu sekarang makin jelas, kedatangan kami merupakan rasa tanggung jawab dan rasa kami mencintai IKN sebagai ibu kota negara,” ujar Ahmad Muzani.
Kunjungan ini sekaligus memperlihatkan sinergi antar lembaga negara dalam mendukung percepatan pembangunan IKN sebagai pusat pemerintahan baru yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan.















