BALIKPAPAN — Seorang pria bernama Nopi (32) dilaporkan hilang setelah terjatuh ke laut saat memancing di perairan Balikpapan pada Selasa malam, 10 Maret 2026. Korban diduga jatuh dari kapal yang ditumpanginya ketika cuaca buruk melanda wilayah tersebut.
Insiden itu terjadi sekitar pukul 21.30 Wita. Kapal yang dinaiki korban dilaporkan terguncang akibat badai disertai gelombang tinggi, hingga menyebabkan korban terjatuh ke laut. Laporan mengenai kejadian tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Balikpapan sekitar pukul 22.50 Wita.
Kepala Kantor SAR Balikpapan, Dody Setiawan, menyampaikan bahwa pihaknya segera mengerahkan tim penyelamat setelah menerima laporan terkait insiden tersebut.
“Setelah menerima laporan, kami langsung memberangkatkan tim menuju lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban yang dilaporkan terjatuh ke laut,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).
Dalam proses pencarian, tim SAR menuju lokasi menggunakan Rescue Buoyant Boat (RBB). Lokasi kejadian diperkirakan berada sekitar 16,8 mil laut di arah tenggara dari Kantor SAR Balikpapan.
Tim penyelamat tiba di area kejadian sekitar pukul 00.30 Wita pada Rabu dini hari. Setibanya di lokasi, pencarian awal langsung dilakukan di sekitar titik korban dilaporkan terjatuh, namun korban belum berhasil ditemukan.
Upaya pencarian kemudian dilanjutkan pada pagi hari sekitar pukul 07.30 Wita dengan metode penyisiran di permukaan laut. Area pencarian juga diperluas hingga radius sekitar tiga kilometer dari titik awal kejadian.
Operasi ini melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan, BPBD Kota Balikpapan, serta Polsek Balikpapan Timur. Seluruh unsur yang terlibat berupaya memaksimalkan proses pencarian di wilayah perairan tersebut.
Di sisi lain, keluarga korban turut berada di lokasi untuk memantau perkembangan operasi pencarian. Hingga saat ini, tim SAR masih terus melakukan upaya pencarian terhadap korban. (SR)















