Scroll untuk baca artikel
BalikpapanInfo PublikKalimantan TimurPemerintah Kota BalikpapanTerkini

Pemkot Balikpapan Serahkan Tali Asih kepada 21 ASN Purnabakti

159
×

Pemkot Balikpapan Serahkan Tali Asih kepada 21 ASN Purnabakti

Sebarkan artikel ini

Balikpapan — Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan penghargaan kepada aparatur sipil negara (ASN) yang telah mengabdikan diri bagi daerah. Melalui agenda rutin bulanan, Pemkot menyalurkan tali asih bagi ASN yang memasuki masa pensiun, serta santunan kematian bagi keluarga ASN yang wafat.

Pada Januari 2026, tali asih diberikan kepada 21 ASN yang resmi memasuki masa purnabakti. Selain itu, santunan kematian disalurkan kepada ahli waris tiga ASN yang meninggal dunia pada Desember 2025 akibat sakit. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Balikpapan dalam kegiatan resmi pemerintah kota.

Wakil Wali Kota Balikpapan Dr. Ir. Bagus Susetyo, M.M., menyampaikan bahwa pemberian tali asih dan santunan tersebut merupakan bentuk kehadiran dan kepedulian pemerintah terhadap ASN dan keluarganya, baik selama masa pengabdian maupun setelah purna tugas.

“ASN adalah tulang punggung pelayanan publik. Setelah puluhan tahun mengabdi, sudah sepantasnya pemerintah memberikan perhatian dan penghargaan. Ini bukan sekadar bantuan, tetapi bentuk terima kasih atas dedikasi mereka untuk Kota Balikpapan,” ujar Bagus Susetyo, Senin (19/1/2026).

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Balikpapan, Purnomo, menjelaskan bahwa setiap ASN yang pensiun menerima tali asih sebesar Rp7 juta per orang, sedangkan santunan kematian bagi ahli waris ASN yang wafat diberikan sebesar Rp10 juta per orang.

“Program ini rutin dilaksanakan setiap bulan. Pada Januari ini, terdapat 21 ASN yang pensiun dan tiga ASN yang meninggal dunia karena sakit. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus menjadi simbol perhatian pemerintah daerah,” jelasnya.

Purnomo menyebutkan, para penerima berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), antara lain Dinas Pendidikan, Disporapar, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Perhubungan, Badan Kesbangpol, serta satuan pendidikan di lingkungan Pemkot Balikpapan.

Ia menambahkan, mayoritas ASN yang memasuki masa purnabakti pada Januari ini berasal dari kalangan guru, pelaksana, dan pejabat fungsional non-struktural, dengan guru menjadi kelompok paling dominan.

Dari sisi masa kerja, rata-rata ASN yang pensiun telah mengabdi selama puluhan tahun, bahkan terdapat ASN dengan masa pengabdian hingga 41 tahun, sementara masa kerja terpendek tercatat sekitar 23 tahun.

“Pengabdian mereka sangat panjang dan patut dihargai. Kami berharap para pensiunan ASN tetap menjadi bagian dari pembangunan daerah melalui pengalaman dan kontribusi pemikiran yang dimiliki,” ujarnya.

Melalui program tali asih dan santunan ini, Pemkot Balikpapan berharap tali silaturahmi dengan para pensiunan ASN dan keluarga besar ASN tetap terjaga, sekaligus menegaskan bahwa setiap pengabdian bagi daerah akan selalu dikenang dan dihargai.