Scroll untuk baca artikel
AdvertorialDaerah

Perahu Terbalik di Sungai Meratak: Satu Selamat, Dua Ditemukan Tak Bernyawa

174
×

Perahu Terbalik di Sungai Meratak: Satu Selamat, Dua Ditemukan Tak Bernyawa

Sebarkan artikel ini

Kutai Timur, 8 Oktober 2025 — Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seluruh korban insiden perahu terbalik di Sungai Meratak, Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Dengan ditemukannya semua korban, operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) resmi ditutup pada Selasa (8/10).

Koordinator Pos SAR Sangatta, Aries Setiawan, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut melibatkan tiga orang.

“Satu korban selamat bernama Iliq (61), sedangkan dua lainnya, Helmiana Neri dan Marsel, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujarnya.

Pencarian hari kedua dimulai pukul 07.15 WITA dengan penyisiran ke arah hilir dari lokasi kejadian. Sekitar pukul 13.30 WITA, tim menemukan jenazah Helmiana Neri berjarak 1,5 kilometer dari titik kejadian. Sementara korban Marselditemukan pada pukul 18.10 WITA di lokasi sekitar 2,3 kilometer dari titik awal pencarian. Kedua korban kemudian dievakuasi ke rumah duka.

Usai melakukan evaluasi (debriefing) pada pukul 18.45 WITA, operasi SAR dinyatakan berakhir, dan seluruh unsur dikembalikan ke satuannya masing-masing untuk melanjutkan tugas rutin.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR di Kutai Timur, dibantu masyarakat dan keluarga korban. Tim sempat menghadapi tantangan berupa arus sungai yang deras serta keberadaan satwa liar di sekitar area pencarian. Meski begitu, cuaca yang cerah membantu memperlancar proses hingga seluruh korban ditemukan.

“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Dengan ditemukannya korban terakhir, operasi SAR resmi ditutup,” tambah Aries Setiawan.