Scroll untuk baca artikel
BrimobInfo PublikJakartaPolriPolsekTerkini

Polri Bergerak Cepat Tangani Banjir Cakung, Kerahkan 132 Personel, Perahu Taktis, Kendaraan 4×4, dan Dapur Lapangan Brimob

122
×

Polri Bergerak Cepat Tangani Banjir Cakung, Kerahkan 132 Personel, Perahu Taktis, Kendaraan 4×4, dan Dapur Lapangan Brimob

Sebarkan artikel ini

Jakarta Timur — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui jajaran Polda Metro Jaya bergerak cepat dan siaga penuh dalam menangani banjir akibat hujan deras yang melanda wilayah Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Minggu (18/1/2026). Kehadiran Polri di lapangan bertujuan memastikan keselamatan warga, kelancaran pelayanan kemanusiaan, serta terjaganya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Sejak banjir terjadi, personel Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Timur, dan Polsek Cakung langsung turun ke lokasi bersama unsur TNI, pemerintah daerah, dan relawan. Penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Brimob, Samapta/Sabhara, Tim SAR, serta Tim Rescue dan Dapur Lapangan (Randurlap).

Banjir menggenangi sejumlah titik di Kelurahan Rawa Terate, khususnya RW 05, dengan ketinggian air mencapai 150 sentimeter. Untuk menjangkau wilayah dengan genangan tinggi, petugas mengerahkan perahu karet/taktis, kendaraan patroli taktis 4×4, serta kendaraan dinas jenis Hilux guna mempercepat proses evakuasi, distribusi logistik, dan pelayanan kesehatan.

Berdasarkan pendataan Polres Metro Jakarta Timur, seluruh warga RT 010/RW 05 terdampak banjir, dengan total 279 kepala keluarga atau 880 jiwa. Sebagian besar warga memilih bertahan di rumah masing-masing, khususnya di lantai dua, dan tidak berkenan dievakuasi. Meski demikian, petugas tetap melakukan pemantauan, pelayanan kesehatan, serta penyaluran bantuan logistik secara berkala.

Pada pukul 14.00 WIB, Kapolres Metro Jakarta Timur melakukan pengecekan langsung ke lokasi penanggulangan banjir di Jl. Kramayudha RW 05, Kelurahan Rawa Terate, guna memastikan seluruh upaya penanganan berjalan optimal dan terkoordinasi.

Dalam operasi kemanusiaan tersebut, total 132 personel dikerahkan dengan rincian:

  • TNI: 50 personel
  • Polri, terdiri dari: SAR Brimob Polda Metro Jaya: 11 personel, Dapur Lapangan Brimob: 15 personel, Samapta Polda Metro Jaya: 10 personel, Polres Metro Jakarta Timur: 25 personel, Polsek Cakung: 15 personel
  • Pol PP: 5 personel
  • Tagana Sudin Sosial: 1 personel

Dalam kegiatan tersebut, Dandim 0505/Jakarta Timur bersama jajaran TNI–Polri dan Pol PP turut mendistribusikan sembako dan logistik kepada warga terdampak di RT 010/RW 05 menggunakan perahu karet, mengingat tingginya genangan air.

Pada pukul 15.10 WIB, Dapur Lapangan Brimob Polda Metro Jaya selesai didirikan dan ditempatkan berdekatan dengan Posko SAR Polri, guna memudahkan koordinasi dan mempercepat pelayanan konsumsi bagi warga serta personel di lapangan.

Selanjutnya, pada pukul 16.05 WIB, Kapolres Metro Jakarta Timur memimpin langsung distribusi bantuan logistik dan sembako, sekaligus mengevakuasi dua warga yang membutuhkan penanganan khusus, yakni Diman Budiman (lanjut usia) dan Frengky (sakit), menggunakan perahu karet untuk mendapatkan perawatan medis oleh Dokkes Polres Metro Jakarta Timur.

Distribusi bantuan selesai dilaksanakan pada pukul 17.15 WIB, dan hingga 17.30 WIB, personel SAR gabungan tetap bersiaga di lokasi guna mengantisipasi perkembangan situasi serta memastikan keselamatan warga.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan bahwa Polri mengerahkan seluruh kekuatan dan sumber daya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terdampak bencana.

“Polri hadir bersama TNI dan pemerintah daerah untuk memastikan warga terdampak banjir mendapatkan pelayanan, bantuan logistik, serta rasa aman. Penempatan posko SAR dan dapur lapangan secara terpadu menjadi bagian dari upaya percepatan penanganan di lapangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran Polri dalam situasi bencana merupakan wujud nyata pengabdian serta transformasi pelayanan kepolisian yang cepat, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Polri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, menjaga keselamatan diri dan keluarga, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Hingga saat ini, situasi di wilayah terdampak banjir di Kecamatan Cakung terpantau aman dan kondusif, dengan personel gabungan masih terus bersiaga.