Balikpapan — Puncak arus balik Lebaran 2026 di Balikpapan mulai terlihat pada 29 hingga 30 Maret, dengan ribuan penumpang tiba melalui jalur laut. Kedatangan tersebut didominasi kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni).
Kepala Cabang Pelni Balikpapan, Ridwan Mandaliko, menyampaikan bahwa pada Minggu (29/3), terdapat dua kapal yang bersandar dengan jumlah penumpang cukup besar.
“Pada hari ini kita kedatangan dua kapal. Satu dari Makassar dan Parepare tujuan Balikpapan, kemudian satu lagi KM Dorolonda dari Surabaya,” ujar Ridwan.
Ia menjelaskan, KM Bukit Siguntang membawa 1.816 penumpang yang turun di Balikpapan. Sementara KM Dorolonda yang tiba sekitar pukul 15.00 WITA mengangkut sekitar 1.396 penumpang.
“Total untuk dua kapal hari ini mencapai sekitar 3.212 penumpang yang turun di Balikpapan,” katanya.
Menurut Ridwan, puncak arus balik terjadi pada 29 dan 30 Maret, meskipun kedatangan penumpang masih akan berlanjut pada hari-hari berikutnya dengan jadwal kapal lain.
“Puncaknya hari ini dan besok. Besok masih ada kedatangan kapal KM Lambelu dan KM Dobonsolo,” ujarnya.
Secara keseluruhan, jumlah penumpang yang kembali ke Balikpapan selama periode arus balik diperkirakan mencapai 10.000 hingga 11.000 orang. Jumlah penumpang yang tiba juga tercatat lebih banyak dibandingkan yang berangkat.
“Memang lebih banyak yang turun, karena sebelumnya banyak masyarakat yang mudik ke Surabaya, Parepare, Makassar, dan Baubau,” jelasnya.
Salah satu penumpang, Ajenun, mengaku baru tiba di Balikpapan usai mudik ke Polewali Mandar bersama keluarganya. Ia kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Penajam Paser Utara.
“Iya, saya baru balik dari liburan Lebaran di Polewali Mandar. Kami bertiga mau lanjut ke Penajam,” ujarnya.
Ia juga menyebut perjalanan laut dari Parepare menuju Balikpapan berlangsung lancar tanpa kendala berarti.
“Alhamdulillah perjalanan lancar, ombak juga cukup tenang,” katanya.
Dengan meningkatnya jumlah penumpang, Pelni memastikan seluruh operasional kapal tetap berjalan normal dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan selama periode arus balik Lebaran.















