Scroll untuk baca artikel
BalikpapanBaznasInfo PublikKalimantan TimurTerkini

Ramadan 1447 H, BAZNAS Balikpapan Siapkan Bantuan Rp2 Miliar untuk Ribuan Warga

133
×

Ramadan 1447 H, BAZNAS Balikpapan Siapkan Bantuan Rp2 Miliar untuk Ribuan Warga

Sebarkan artikel ini

Balikpapan — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan akan menyalurkan bantuan zakat sebesar Rp2 miliar kepada sekitar 4.000 warga kurang mampu selama bulan Ramadan 1447 Hijriah. Setiap mustahik akan menerima bantuan sebesar Rp500 ribu.

Kepala BAZNAS Kota Balikpapan, Abdul Rosyid Bustomi, menyampaikan bahwa program ini merupakan agenda rutin tahunan yang terus mengalami peningkatan, baik dari sisi jumlah penerima maupun total dana yang disalurkan.

“Insya Allah pada Ramadan nanti kami akan menyalurkan bantuan kepada masyarakat fakir miskin dan tidak berdaya. Setiap orang menerima Rp500 ribu, dengan total penerima sekitar 4.000 orang. Jadi totalnya kurang lebih Rp2 miliar dalam satu hari,” ujar Ahmad Bustomi, Kamis (15/1/2026).

Ia menjelaskan, dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah penerima bantuan meningkat signifikan. Pada Ramadan lalu, BAZNAS Balikpapan menyalurkan dana Rp1 miliar kepada sekitar 2.000 warga.

“Kalau tahun lalu masih 2.000 orang, sekarang insya Allah 4.000 warga akan menerima bantuan dari hasil zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS Kota Balikpapan,” jelasnya.

Bantuan tersebut akan menyasar warga kurang mampu di seluruh kelurahan di Kota Balikpapan. Prioritas diberikan kepada masyarakat yang benar-benar tidak berdaya, termasuk para lansia yang sudah tidak mendapat perhatian dari keluarga.

“Kriterianya tentu masyarakat yang tidak mampu, terlebih yang tidak berdaya. Ada juga orang tua yang masih hidup tetapi sudah tidak diperhatikan oleh anaknya. Itu yang akan kami cari sampai ke akar rumput,” tegas Bustomi.

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, BAZNAS akan melakukan verifikasi ketat dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari kecamatan, kelurahan, hingga Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).

“Verifikasi dilakukan oleh tim, bekerja sama dengan kecamatan, kelurahan, serta Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) di masing-masing wilayah,” katanya.

Dalam mekanisme penyaluran, bantuan akan diberikan dalam bentuk uang tunai melalui transfer bank. Cara ini dipilih untuk menghindari antrean panjang seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

“Uangnya tetap uang tunai, tapi melalui bank. Jadi mereka datang, lalu langsung menerima. Supaya tidak terjadi antrean panjang seperti kemarin,” ujarnya.

Saat ini, BAZNAS Kota Balikpapan telah bekerja sama dengan Bank Kaltimtara Syariah, sementara peluang kerja sama dengan bank lain masih dibahas. Pemilihan bantuan tunai juga didasarkan pada pertimbangan kebutuhan masyarakat yang beragam.

“Saya sudah konsultasi dengan Pak Wali Kota. Lebih baik uang tunai karena bisa digunakan untuk kebutuhan lain. Kalau sembako, biasanya saat Ramadan masyarakat juga sudah banyak menerima dari pihak lain,” katanya.

Bustomi berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat selama menjalankan ibadah puasa hingga perayaan Idulfitri.

“Harapannya warga lebih semangat menyambut Ramadan dan bebannya lebih ringan dalam menjalankan ibadah puasa dan Idulfitri,” tambahnya.

Ke depan, BAZNAS Kota Balikpapan menargetkan peningkatan penghimpunan zakat agar jangkauan manfaat semakin luas.

“Setiap tahun nilainya bertambah. Mudah-mudahan ke depan bisa mencapai Rp5 miliar. Dengan dukungan pemerintah kota dan masyarakat Balikpapan yang menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS, manfaatnya tentu akan lebih besar lagi,” pungkasnya.