Sinak — Kehadiran personel Operasi Damai Cartenz 2026 di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, tidak hanya berfokus pada pengamanan wilayah, tetapi juga diwujudkan melalui aksi kemanusiaan berupa pelayanan kesehatan gratis dan patroli dialogis kamtibmas, Selasa (21/1/2026).
Sejak pagi, personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 menyambangi permukiman warga dan pusat aktivitas masyarakat. Dengan perlengkapan medis sederhana, mereka memberikan pemeriksaan kesehatan, membagikan obat-obatan, serta menyampaikan edukasi kesehatan dasar. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat, mulai dari anak-anak hingga lansia.
Di sela pelayanan kesehatan, personel juga melaksanakan patroli dialogis dengan menyapa, berdialog, serta mendengarkan keluhan dan aspirasi warga terkait situasi keamanan. Pendekatan humanis ini menghadirkan rasa aman dan membangun kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat.
Kaops Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keamanan dan kesejahteraan masyarakat harus berjalan beriringan.
“Operasi Damai Cartenz 2026 tidak hanya menjaga stabilitas kamtibmas, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Ketika Polri hadir dengan empati, kepercayaan dan kedamaian akan tumbuh,” ujarnya.
Respons positif datang dari tokoh masyarakat Distrik Sinak, Yulius Murib, yang menyampaikan apresiasi atas kepedulian personel Polri.
“Kami merasa diperhatikan. Polisi memeriksa kesehatan kami, berbicara dengan baik, dan menjaga keamanan kampung. Ini membuat kami lebih tenang dan damai,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi Distrik Sinak terpantau aman dan kondusif. Pelayanan kesehatan gratis yang dibarengi patroli dialogis ini menjadi wujud nyata komitmen Operasi Damai Cartenz 2026 dalam menjaga Papua tetap aman, damai, dan harmonis melalui pendekatan humanis.















