Scroll untuk baca artikel
AdvertorialBalikpapanInfo PublikKalimantan TimurTerkini

Terjebak Cuaca Buruk, Tim SAR Evakuasi 12 Pemancing di Perairan Lamaru Balikpapan

135
×

Terjebak Cuaca Buruk, Tim SAR Evakuasi 12 Pemancing di Perairan Lamaru Balikpapan

Sebarkan artikel ini

BALIKPAPAN — Tim Search and Rescue (SAR) Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Balikpapan berhasil mengevakuasi 12 orang pemancing yang terjebak cuaca buruk di sebuah bagang di perairan Lamaru, Balikpapan Timur, Kalimantan Timur, Senin (2/2/2026) dini hari. Seluruh korban berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat.

Peristiwa tersebut bermula saat rombongan pemancing berangkat melaut pada Minggu (1/2/2026) pagi dan berencana kembali ke daratan pada sore hari. Namun, cuaca di perairan Lamaru mendadak memburuk menjelang malam, ditandai hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi, sehingga mereka tidak dapat kembali ke darat dan terpaksa bertahan di bagang dengan perlindungan yang sangat terbatas.

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Balikpapan, Endrow Sasmita, mengatakan rombongan pemancing tersebut berjumlah 12 orang.

“Mereka berangkat Minggu pagi dan rencananya kembali sore hari. Namun karena cuaca buruk, angin kencang, dan ombak tinggi, mereka tidak bisa kembali ke daratan,” ujar Endrow saat dikonfirmasi, Senin (2/2/2026).

Setelah menunggu beberapa jam dan kondisi cuaca tidak kunjung membaik, salah satu korban menghubungi layanan darurat Kepolisian melalui call center 110 untuk meminta bantuan. Informasi tersebut kemudian diteruskan ke Kantor SAR Balikpapan sekitar pukul 01.15 WITA.

“Mendapat laporan tersebut, kami langsung mengerahkan satu tim rescue menggunakan satu unit rigid buoyancy boat (RBB) menuju lokasi kejadian,” jelas Endrow.

Lokasi bagang tempat para pemancing berlindung diketahui berada sekitar 20 nautical mile dari Dermaga Somber, Balikpapan. Tim SAR bergerak menuju lokasi pada pukul 01.30 WITA dan berhasil menemukan seluruh korban sekitar pukul 03.10 WITA.

“Setelah dilakukan identifikasi lokasi dan kondisi korban, seluruhnya berhasil kami evakuasi dalam keadaan selamat. Total 12 orang, terdiri dari orang dewasa dan anak-anak, termasuk satu anak berusia sekitar empat tahun,” tambahnya.

Meski tidak ada korban luka maupun meninggal dunia, sebagian korban mengalami kedinginan akibat hujan, angin kencang, serta keterbatasan ruang berlindung di bagang.

Seluruh korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Dermaga TPI Manggar, Balikpapan. Operasi SAR dinyatakan selesai pada pukul 03.55 WITA dan ditutup dengan pelaksanaan debriefing. Operasi ini melibatkan 10 personel rescue Kansar Balikpapan dengan dukungan peralatan evakuasi dan medis.

Endrow mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di laut, terutama pada periode cuaca ekstrem.

“Berdasarkan prakiraan BMKG, pada Januari hingga Februari cuaca di perairan cenderung kurang bersahabat. Kami mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan faktor keselamatan dan perkembangan cuaca sebelum melaut,” pungkasnya.

Dengan berakhirnya operasi ini, Tim SAR Balikpapan kembali ke status siaga untuk mengantisipasi potensi kejadian darurat lainnya.