Scroll untuk baca artikel
BalikpapanInfo PublikKalimantan TimurOpiniTerkini

Wakil Wali Kota Balikpapan Ajak Masyarakat Tingkatkan Literasi Investasi pada Peresmian J-Store BSB

114
×

Wakil Wali Kota Balikpapan Ajak Masyarakat Tingkatkan Literasi Investasi pada Peresmian J-Store BSB

Sebarkan artikel ini

Balikpapan — Wakil Wali Kota Balikpapan Dr. Ir. H. Bagus Susetyo, MM mengajak masyarakat untuk memperkuat pemahaman literasi keuangan dan investasi melalui instrumen yang aman serta legal, seperti emas, deposito, saham, hingga perdagangan berjangka. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Grand Opening J-Store BSB (Balikpapan Super Block) di Jalan Jenderal Sudirman, Komplek Balikpapan Super Block, Ruko F No. 09, Rabu (21/1/2026).

Dalam sambutannya, Bagus menekankan pentingnya pengetahuan masyarakat terhadap beragam pilihan investasi agar mampu mengelola keuangan secara cermat di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah.

“Beberapa investasi itu bisa menabung dalam bentuk deposito dengan bunga sekian persen, kemudian emas, lalu forex atau foreign exchange, dan juga saham di bursa efek. Masing-masing punya karakter dan risiko yang harus dipahami,” ujar Bagus.

Ia menilai generasi muda kini semakin familiar dengan investasi digital seperti saham dan forex, seiring perkembangan teknologi dan pola kerja yang semakin fleksibel. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa investasi memerlukan pemahaman mendalam dan pengambilan keputusan yang tenang.

“Investasi itu otaknya mikir terus. Tapi kita harus bisa stay cool, stay calm. Jangan panik ketika ekonomi berfluktuasi naik turun. Diamati, dipelajari, baru ambil keputusan,” katanya.

Bagus juga menjelaskan tentang perdagangan berjangka, termasuk komoditas emas, kopi, hingga batu bara, yang telah memiliki dasar hukum dan disahkan pemerintah, meskipun tidak selalu melibatkan perpindahan fisik barang secara langsung.

“Itu namanya perdagangan berjangka. Kita membeli komoditas, tapi barangnya bisa ada di tempat lain. Ini juga perlu dipelajari oleh masyarakat sebelum terjun,” jelasnya.

Menurutnya, emas masih menjadi salah satu instrumen investasi yang relatif aman dan moderat bagi masyarakat. Ia mencontohkan perkembangan harga emas yang mengalami kenaikan signifikan dari waktu ke waktu.

“Kalau emas ini termasuk moderat. Kenaikannya memang bertahap, tapi stabil dan menjanjikan,” ujarnya.

Terkait kehadiran Galeri 24 di kawasan Balikpapan Super Block, Bagus menilai hal tersebut sebagai upaya menghadirkan layanan jual beli emas yang lebih nyaman, representatif, dan mudah diakses masyarakat.

“Sekarang masyarakat punya alternatif. Tempatnya nyaman, representatif, ada emas, ada berlian. Ini mendekatkan layanan kepada konsumen,” katanya.

Ia juga menyoroti peran Pegadaian yang dinilai masih relevan sebagai solusi keuangan masyarakat, terutama bagi ibu rumah tangga, melalui mekanisme gadai emas tanpa harus melepas kepemilikan aset.

“Kalau diperlukan jangan dijual, digadaikan saja. Nanti ditebus kembali. Ini sudah terbukti dari dulu membantu keluarga,” ucap Bagus.

Dalam kesempatan yang sama, Bagus turut menyinggung kondisi keuangan daerah yang terdampak pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH). Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Balikpapan kini berfokus pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi pajak dan retribusi.

“PAD ini akan kembali ke masyarakat dalam bentuk infrastruktur jalan, penerangan, keamanan, dan ketertiban. Karena itu pajak harus dibayar tepat waktu,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Bagus kembali mengajak masyarakat untuk mempertimbangkan investasi jangka panjang yang bersifat nyata, seperti emas dan properti.

“Selain emas, investasi properti seperti tanah dan bangunan juga menguntungkan. Sama seperti emas, nilainya cenderung tidak pernah turun dalam jangka panjang,” pungkasnya.