Scroll untuk baca artikel
BalikpapanInfo PublikPemerintahanPemkot BalikpapanTerkini

Wali Kota Balikpapan Tegaskan Program Prioritas Tetap Berjalan hingga 2026

141
×

Wali Kota Balikpapan Tegaskan Program Prioritas Tetap Berjalan hingga 2026

Sebarkan artikel ini

Balikpapan — Wali Kota Balikpapan Dr. H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E., menegaskan komitmen Pemerintah Kota Balikpapan untuk tetap menjalankan seluruh program prioritas pembangunan hingga akhir masa kepemimpinannya pada 2026, meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan dan tantangan.

Penegasan tersebut disampaikan Rahmad Mas’ud saat memaparkan ekspos kinerja Pemerintah Kota Balikpapan tahun 2025 di hadapan ribuan Ketua RT, Ketua LPM, pekerja sosial, unsur Forkopimda, serta undangan lainnya di BSCC Dome Balikpapan, Senin (22/12/2025) malam.

Wali Kota mengakui bahwa pelaksanaan pembangunan belum sepenuhnya sempurna. Namun demikian, ia memastikan seluruh program prioritas tetap berjalan dan terus dievaluasi untuk ditingkatkan kualitas serta dampaknya bagi masyarakat.

“Kami akui, kekurangan masih banyak. Tetapi yang jelas, program-program prioritas yang telah kami sampaikan kepada masyarakat itu sudah berjalan. Ke depan, terutama memasuki tahun 2026, peningkatan menjadi tugas dan pekerjaan rumah kita bersama,” ujar Rahmad.

Ia menjelaskan, program prioritas yang terus dijalankan antara lain peningkatan pelayanan publik, sektor kesehatan dan pendidikan, reformasi birokrasi, penyediaan air bersih, serta layanan umum lainnya yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Menurut Rahmad, pelaksanaan program-program tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral dan politik pemerintah daerah kepada warga Kota Balikpapan. Oleh karena itu, Pemkot berupaya menyampaikan capaian kinerja secara terbuka dan transparan, termasuk dengan menampilkan dokumentasi visual kondisi di lapangan.

“Kami sampaikan secara terbuka. Bahkan kami tampilkan video-video terkait pelayanan air bersih, rehabilitasi pipa, dan kegiatan lainnya agar masyarakat bisa melihat secara langsung. Kalau ada yang tidak sesuai atau tidak nyata, silakan sampaikan langsung kepada saya,” tegasnya.

Rahmad juga menekankan bahwa tantangan dan permasalahan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pemerintahan. Namun, hal terpenting adalah bagaimana pemerintah mampu menyikapi dan menyelesaikan persoalan tersebut secara bijak demi kepentingan masyarakat.

“Masalah pasti selalu ada. Yang penting bukan menghindarinya, tetapi bagaimana kita menghadapinya dan menyelesaikannya dengan bijak agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Dalam perencanaan pembangunan, Rahmad memastikan Pemerintah Kota Balikpapan terus menyelaraskan kebijakan daerah dengan arah pembangunan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Ia menilai peran Sekretaris Daerah sangat penting dalam memastikan kesesuaian perencanaan, regulasi, dan pelaksanaan program.

Di tengah kondisi efisiensi anggaran, Pemkot Balikpapan juga melakukan penyesuaian terhadap sejumlah rencana pembangunan. Beberapa proyek infrastruktur yang dinilai tidak mendesak dan tidak berdampak langsung terhadap pelayanan publik dipertimbangkan untuk ditunda.

“Yang tidak terlalu mendesak dan tidak langsung menyentuh pelayanan publik, mungkin akan kita pending terlebih dahulu. Prioritas tetap pada program yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” jelas Rahmad.

Ia menegaskan bahwa seluruh kebijakan yang diambil pemerintah daerah semata-mata ditujukan untuk kepentingan masyarakat Kota Balikpapan. Rahmad juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengawal dan mendukung pembangunan kota secara konstruktif.

Teks foto:

Wali Kota Balikpapan Dr. H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E., saat memaparkan ekspos kinerja Pemerintah Kota Balikpapan tahun 2025 di BSCC Dome Balikpapan, Senin (22/12/2025) malam.