Scroll untuk baca artikel
BalikpapanInfo PublikSarTerkini

Kapal Pemancing Alami Kebocoran di Teluk Balikpapan, Tim SAR Lakukan Operasi Pencarian dan Pertolongan

185
×

Kapal Pemancing Alami Kebocoran di Teluk Balikpapan, Tim SAR Lakukan Operasi Pencarian dan Pertolongan

Sebarkan artikel ini

Balikpapan — Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Balikpapan melaksanakan operasi Search and Rescue (SAR) terhadap kecelakaan kapal pemancing yang mengalami kebocoran di perairan Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Sabtu (27/12/2025).

Informasi kejadian diterima oleh Kantor SAR Balikpapan pada Sabtu (27/12/2025) pukul 04.50 WITA dari pelapor atas nama Disan Sinaga, yang merupakan keluarga korban. Berdasarkan laporan tersebut, insiden diperkirakan terjadi pada pukul 02.20 WITA di perairan Teluk Balikpapan dengan titik perkiraan lokasi kejadian (Last Known Position/LKP) pada koordinat 1°26’38.97″ S – 116°55’47.41″ E.

Lokasi kejadian berjarak sekitar 10,7 nautical mile ke arah selatan (heading 170°) dari Kantor SAR Balikpapan, dengan estimasi waktu tempuh sekitar 1,5 jam.

Kronologis Kejadian

Korban atas nama Junaidi (L/34) diketahui berangkat memancing menggunakan kapal pada Jumat (26/12/2025) sekitar pukul 12.00 WITA di perairan Teluk Balikpapan. Pada Sabtu dini hari pukul 02.20 WITA, korban menghubungi pihak keluarga dan melaporkan bahwa kapal yang digunakannya mengalami kerusakan pada bagian lambung sehingga menyebabkan kebocoran. Dalam kondisi tersebut, korban meminta bantuan untuk segera dilakukan evakuasi.

Tindakan SAR

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan segera melakukan koordinasi dengan pelapor serta mempersiapkan unsur SAR. Satu Search and Rescue Unit (SRU) diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 05.10 WITA menggunakan Rubber Boat Basarnas (RBB).

Perkiraan tiba di lokasi kejadian (Estimated Time of Arrival/ETA) adalah pukul 06.40 WITA. Peralatan utama dan pendukung yang digunakan dalam operasi SAR ini meliputi RBB, peralatan SAR air, peralatan komunikasi, serta peralatan medis untuk penanganan awal korban.

Data Korban

Berdasarkan data sementara, jumlah korban dalam kejadian tersebut sebanyak 7 orang, dengan rincian:

Selamat (S) : 6 orang

Dalam Pencarian (DP) : 1 orang

Dansru Operasi SAR, Dwi Adi Wibowo, menyampaikan bahwa hingga saat ini enam orang telah berhasil diselamatkan, sementara satu orang lainnya masih dalam proses pencarian.

“Saat ini enam orang sudah diselamatkan dan satu orang lagi masih dalam pencarian atas nama Yanto,” ujar Dwi Adi Wibowo.

Kondisi Cuaca

Kondisi cuaca di sekitar lokasi kejadian dilaporkan hujan, dengan tinggi gelombang sekitar 0,4 meter. Kecepatan angin tercatat sekitar 14 km/jam dari arah barat, serta arus laut sekitar 0,2 knot mengarah ke timur. Hingga saat ini, tidak terdapat faktor penghambat signifikan dalam pelaksanaan operasi SAR.

Operasi SAR masih terus berlangsung dan akan dilanjutkan hingga seluruh korban berhasil ditemukan. Kantor SAR Balikpapan mengimbau kepada seluruh nelayan dan pengguna jasa transportasi laut agar selalu memastikan kondisi kapal dalam keadaan laik laut serta memperhatikan informasi cuaca sebelum melaut guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.