Scroll untuk baca artikel
Info PublikJakartaKomunitasOpiniPolriTerkini

Festival Komik Polisi Penolong 2025: Hidupkan Wajah Humanis Polri Lewat Komik, Aksi, dan Dialog Publik

122
×

Festival Komik Polisi Penolong 2025: Hidupkan Wajah Humanis Polri Lewat Komik, Aksi, dan Dialog Publik

Sebarkan artikel ini

Jakarta — Upaya membangun kembali kedekatan Polri dengan masyarakat, khususnya generasi muda, terus dilakukan melalui pendekatan kreatif dan partisipatif. Salah satunya diwujudkan melalui Festival Komik Polisi Penolong 2025 yang digelar di kawasan Car Free Day (CFD) Bundaran HI, Jakarta, Minggu (18/1/2025).

Festival ini merupakan puncak rangkaian Lomba Komik “Polisi Penolong” 2025, sebuah inisiatif berbasis storytelling visual yang mengajak publik—terutama anak muda—merekam dan menyampaikan kisah-kisah positif tentang polisi melalui medium komik.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Karyoto, S.I.K., beserta jajaran Baharkam Polri, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya membangun citra Polri yang humanis, terbuka, dan dekat dengan masyarakat.

Komik Jadi Jembatan Emosi Generasi Muda

Dalam beberapa tahun terakhir, citra Polri di ruang publik, khususnya media sosial, menghadapi berbagai tantangan. Padahal di lapangan, masih banyak personel Polri yang hadir sebagai penolong pertama dalam bencana, kecelakaan, konflik sosial, hingga situasi darurat.

“Komik dipilih karena menjadi bahasa yang dekat dengan generasi muda. Ringkas, visual, menyentuh, dan mudah dibagikan. Lewat komik, publik diajak melihat polisi dari sisi kemanusiaan,” ujar salah satu inisiator kegiatan.

Lomba Komik “Polisi Penolong” telah dilaksanakan pada November–Desember 2024 dan diikuti lebih dari 500 peserta dari seluruh Indonesia. Sebanyak 15 karya terbaik dan satu karya favorit dipamerkan dalam festival ini, sekaligus diumumkan sebagai pemenang.

Dewan juri terdiri dari Jan Praba (seniman dan komikus nasional), Wahyu Aditia (komikus digital nasional), serta Hasby Ristama selaku inisiator lomba.

Menampilkan Peran Nyata Polri di Lapangan

Melalui festival ini, masyarakat juga diajak melihat langsung peran dan kemampuan Polri dalam fungsi penolong dan penyelamat. Berbagai satuan kerja di bawah Baharkam Polri turut ambil bagian, di antaranya Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud), termasuk Polair dan Poludara yang sebelumnya viral saat membantu penanganan bencana di Sumatra melalui jalur laut dan udara.

Selain itu, hadir pula Korps Sabhara yang menampilkan Polisi Pariwisata Pamobvit, tim rescue Perintis Samapta, serta Polisi Satwa (K9) yang berperan penting dalam operasi pencarian dan penyelamatan korban bencana. Salah satu anjing pelacak legendaris, K9 Reno, yang gugur saat bertugas dalam misi kemanusiaan di Sumatra, bahkan menjadi inspirasi dalam salah satu karya komik peserta lomba.

Jajaran Binmas Polri juga turut hadir, termasuk sosok Pak Purnomo – Polisi Baik, yang dikenal luas karena dedikasi dan pendekatan kemanusiaannya kepada masyarakat.

Ruang Ekspresi dan Dialog Publik

Festival Komik Polisi Penolong dirancang sebagai ruang terbuka dan inklusif bagi masyarakat. Beragam kegiatan digelar, antara lain:

  • Lomba menggambar komik untuk anak-anak tingkat SD
  • Lomba lukis Polisi Penolong secara spontan (on the spot)
  • Senam Zumba bersama
  • Pameran foto serta peralatan rescue Polri
  • Panggung dialog dan sesi “curhat publik” mengenai pengalaman, kritik, dan harapan masyarakat terhadap Polri

Masyarakat dapat berinteraksi langsung dengan personel Polri, berdialog, bertanya, hingga menyampaikan aspirasi secara terbuka.

Acara ditutup dengan penyerahan trofi dan hadiah Lomba Komik Polisi Penolong 2025 yang diserahkan langsung oleh Kabaharkam Polri Komjen Pol Karyoto sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas publik dalam merawat narasi positif tentang Polri.

Melalui festival ini, Polri menegaskan kembali pesan bahwa di balik seragam, masih banyak polisi yang hadir sebagai penolong—siap membantu, siap melayani, dan siap mendengar masyarakat.