Scroll untuk baca artikel
AdvertorialIndonesiaInfo PublikKalimantan TimurNusantaraTerkini

Otorita IKN dan Bank Indonesia Ajak Masyarakat Terapkan Belanja Bijak Selama Ramadan

119
×

Otorita IKN dan Bank Indonesia Ajak Masyarakat Terapkan Belanja Bijak Selama Ramadan

Sebarkan artikel ini

NUSANTARA — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Bank Indonesia menggelar kegiatan sosialisasi Belanja Bijak yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara, Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Belanja Bijak, Rezeki Berkah, Ekonomi Umat Kuat” sebagai upaya mendorong masyarakat menerapkan pola konsumsi yang lebih bijak selama bulan Ramadan.

Acara diawali dengan tausiah yang mengingatkan jamaah tentang makna ibadah puasa sebagai sarana untuk melatih keikhlasan dan pengendalian diri. Selain menahan lapar dan dahaga, puasa juga mengajarkan umat untuk menjaga perilaku serta mengendalikan diri, termasuk dalam mengelola pengeluaran dan konsumsi sehari-hari.

Kepala Sekretariat Kerja Bersama Bank Indonesia IKN, Rawindra Ardiansah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas harga selama Ramadan.

“Acara ini merupakan salah satu langkah Bank Indonesia untuk menjaga inflasi di bulan Ramadan. Belanja bijak adalah belanja yang tidak mengikuti hawa nafsu, yakni berbelanja sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa menjelang Idulfitri sering terjadi peningkatan konsumsi yang tidak terkontrol, yang berpotensi memicu kenaikan harga bahan pokok.

“Sering kali menjelang Lebaran terjadi belanja panik. Misalnya biasanya membeli dua kilogram beras menjadi empat kilogram sehingga ada masyarakat lain yang tidak kebagian,” jelasnya.

Program sosialisasi Belanja Bijak ini dilaksanakan di sejumlah masjid di sekitar kawasan IKN sebagai bagian dari upaya memperluas literasi masyarakat mengenai pola konsumsi yang lebih bijak dan berkelanjutan.

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada Bank Indonesia dan seluruh jamaah yang hadir serta turut memakmurkan masjid kita,” ujarnya.

Sejumlah masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut juga menyampaikan kesan positif terhadap sosialisasi yang diberikan. Gina, warga Sepaku, mengaku memperoleh pemahaman baru mengenai konsep belanja bijak setelah mengikuti kegiatan tersebut.

“Saya sebenarnya sudah mencoba menerapkan pola belanja bijak, meskipun belum sepenuhnya. Setelah mengikuti sosialisasi ini, saya jadi lebih memahami apa yang dimaksud dengan belanja bijak dan bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Partini, warga Sepaku, yang menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga dari sisi spiritual.

“Saya senang bisa mendapatkan ilmu tentang belanja secara cermat sekaligus mendapatkan siraman rohani. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Otorita IKN bersama Bank Indonesia berharap dapat meningkatkan literasi ekonomi masyarakat serta mendorong kebiasaan konsumsi yang lebih bijak. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di kawasan Ibu Kota Nusantara.