Scroll untuk baca artikel
AdvertorialDanantaraEdukasiEkonomiIndonesiaInfo PublikKalimantan TimurKomunitasNunukanPLNTerkini

PLN Kaltimra Dorong UMKM Nunukan Naik Kelas Lewat Program Klasterisasi

121
×

PLN Kaltimra Dorong UMKM Nunukan Naik Kelas Lewat Program Klasterisasi

Sebarkan artikel ini
Pelatihan Program Klasterisasi UMKM olahan kerupuk peyek di Rumah BUMN Nunukan

Nunukan — Program klasterisasi UMKM kembali digelar PLN UID Kaltimra di Nunukan untuk memperkuat ekonomi masyarakat perbatasan melalui pelatihan dan pendampingan usaha bagi pelaku UMKM lokal.

PT PLN (Persero) UID Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara menghadirkan Program Klasterisasi 2026 bertema “Olahan Kerupuk Peyek” melalui Rumah BUMN Nunukan. Kegiatan tersebut diikuti 18 pelaku UMKM di Kabupaten Nunukan pada Selasa (19/5/2026).

Program itu menjadi bagian dari upaya PLN dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha kecil agar lebih mandiri dan kompetitif. Peserta mendapat pelatihan produksi, pengembangan kualitas produk, strategi pengemasan, hingga pemasaran.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Rumah BUMN Nunukan dan PNM Cabang Tarakan. PLN juga melibatkan PKK Kabupaten Nunukan serta UKM Alya Cooking sebagai narasumber pelatihan.

General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan PLN terus memperkuat peran sosial dan ekonomi melalui program pemberdayaan masyarakat.

“PLN UID Kaltimra terus berkomitmen mendukung pengembangan UMKM melalui Rumah BUMN sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat. Kami berharap UMKM binaan mampu terus berkembang, menciptakan produk yang inovatif, serta memiliki daya saing hingga mampu menembus pasar yang lebih luas. PLN ingin hadir tidak hanya menerangi masyarakat melalui listrik, tetapi juga membantu menyalakan harapan dan peluang ekonomi bagi masyarakat perbatasan,” ucap Chaliq.

Koordinator Rumah BUMN Nunukan, Wahyu Dian Ningrum, mengatakan program klasterisasi menjadi bentuk pendampingan berkelanjutan bagi pelaku usaha kecil di wilayah perbatasan.

“Rumah BUMN Nunukan hadir bukan hanya sebagai tempat pembinaan, tetapi juga sebagai ruang tumbuh bagi UMKM agar mampu berkembang dari sisi inovasi produk, legalitas usaha, hingga pemasaran. Kami berharap program ini dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil di wilayah perbatasan,” ujarnya.

Anggota Pokja 2 PKK Kabupaten Nunukan, Astuti, mengapresiasi konsistensi Rumah BUMN Nunukan dalam menghadirkan program pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi ibu rumah tangga.

“Program klasterisasi ini sangat baik karena membuka peluang bagi ibu rumah tangga untuk mengembangkan keterampilan sekaligus membantu meningkatkan perekonomian keluarga. Semoga kegiatan seperti ini terus berjalan dengan menghadirkan inovasi produk dan pendampingan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Astuti.

PLN UID Kaltimra berharap program tersebut mampu melahirkan lebih banyak UMKM unggulan di wilayah perbatasan. Rumah BUMN Nunukan juga diharapkan terus menjadi ruang pengembangan usaha bagi masyarakat lokal.