Scroll untuk baca artikel
AdvertorialBalikpapanBPBD BalikpapanIndonesiaInfo PublikKalimantan TimurSarTerkini

Korban Terakhir Kapal Nelayan Terbalik di Muara Manggar Ditemukan

97
×

Korban Terakhir Kapal Nelayan Terbalik di Muara Manggar Ditemukan

Sebarkan artikel ini
Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban terakhir kapal nelayan terbalik di perairan Muara Manggar, Balikpapan.

Balikpapan — Kapal Nelayan Terbalik Muara Manggar berakhir setelah Tim SAR Gabungan menemukan korban terakhir dalam kondisi meninggal dunia. Penemuan itu sekaligus menandai penutupan resmi Operasi SAR di perairan Balikpapan.

Tim SAR Gabungan menemukan korban terakhir bernama Alan dalam musibah kapal nelayan terbalik di perairan Muara Manggar, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (17/7/2026). Korban ditemukan setelah dua hari proses pencarian.

Tim menemukan korban sekitar pukul 10.30 WITA di perairan yang berjarak sekitar 2,6 kilometer ke arah timur laut dari lokasi kapal terbalik. Petugas kemudian mengevakuasi jenazah menggunakan ambulans menuju RSUD Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan untuk penanganan lebih lanjut.

Operasi pencarian hari kedua diawali dengan apel dan briefing pada pukul 07.00 WITA. Tim kemudian menyisir area seluas sekitar 1,5 mil laut persegi menggunakan Rubber Boat dan Rigid Buoyant Boat (RBB). Berbagai peralatan pencarian dan penyelamatan juga dikerahkan selama operasi berlangsung.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Endrow Sasmita, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh unsur SAR sejak laporan kecelakaan diterima.

“Korban terakhir berhasil ditemukan sekitar pukul 10.30 WITA dalam kondisi meninggal dunia pada radius kurang lebih 2,6 kilometer dari titik lokasi kejadian. Selanjutnya korban dievakuasi ke RSUD Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan. Dengan ditemukannya seluruh korban, Operasi SAR kami usulkan untuk ditutup dan seluruh unsur kembali ke kesatuannya masing-masing.”

Endrow menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi. Unsur yang berpartisipasi meliputi Basarnas, pemerintah daerah, TNI-Polri, relawan, hingga nelayan setempat yang turut membantu pencarian.

Ia juga mengingatkan masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, agar selalu mengutamakan keselamatan sebelum beraktivitas di perairan.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan prakiraan cuaca, kondisi angin, dan tinggi gelombang sebelum melaut. Pastikan juga seluruh alat keselamatan tersedia dan digunakan dengan baik untuk meminimalkan risiko terjadinya kecelakaan di laut.”

Setelah seluruh korban ditemukan, Tim SAR Gabungan menggelar debriefing pada pukul 11.35 WITA. Operasi SAR kemudian dinyatakan selesai dan seluruh personel dikembalikan ke instansi masing-masing untuk melanjutkan kesiapsiagaan.

Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan, BPBD Kota Balikpapan, Satbrimob Polda Kalimantan Timur, Balawisata Dispora Kota Balikpapan, Babinsa Manggar, Bhabinkamtibmas Manggar, nelayan setempat, serta keluarga korban.

Dengan ditemukannya Alan, seluruh korban dalam insiden kapal nelayan terbalik di Muara Manggar berhasil dievakuasi. Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kepatuhan terhadap prosedur keselamatan pelayaran, terutama bagi nelayan yang beraktivitas di tengah kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu.