Scroll untuk baca artikel
AdvertorialBalikpapanIndonesiaKalimantan TimurKKTTerkini

Kinerja Operasional PT KKT Semester I 2026 Lampaui Target

114
×

Kinerja Operasional PT KKT Semester I 2026 Lampaui Target

Sebarkan artikel ini

BALIKPAPAN – Aktivitas operasional di PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) terus berjalan dinamis setiap hari. Kapal datang dan bersandar secara bergantian, proses bongkar muat berlangsung sesuai jadwal, sementara ratusan peti kemas dipindahkan menggunakan berbagai peralatan operasional menuju maupun dari lapangan penumpukan. Seluruh aktivitas tersebut didukung koordinasi yang solid, ketepatan waktu, serta pengelolaan operasional yang terintegrasi sehingga pelayanan terminal tetap berjalan lancar.

Sebagai salah satu gerbang logistik penting di Kalimantan Timur, PT KKT senantiasa berkomitmen menjaga kualitas layanan kepada para pengguna jasa. Berbagai evaluasi dilakukan secara rutin, mulai dari kesiapan fasilitas dan peralatan, efektivitas pelayanan kapal, hingga sinergi antarunit kerja. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mempertahankan produktivitas sekaligus meningkatkan mutu pelayanan secara berkesinambungan.

Komitmen tersebut tercermin pada capaian kinerja operasional Semester I Tahun 2026. Berdasarkan data perusahaan, sejumlah indikator produktivitas utama berhasil melampaui target yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP). Hasil tersebut menunjukkan bahwa optimalisasi proses operasional mampu meningkatkan efektivitas pelayanan kapal maupun kegiatan bongkar muat.

Pada layanan domestik, produktivitas bongkar kapal tercatat mencapai 28,03 Box per Ship Hour (B/S/H) atau 121,9 persen dari target RKAP sebesar 23 Box per Ship Hour. Sementara itu, produktivitas bongkar crane mencapai 20,66 Box per Crane Hour (B/C/H) atau 121,5 persen dibanding target RKAP sebesar 17 Box per Crane Hour.

Kinerja pelayanan kapal juga menunjukkan hasil yang menggembirakan. Rasio Effective Time terhadap Berthing Time (ET/BT) mencapai 74,37 persen, melampaui target RKAP sebesar 72 persen, dengan tingkat pencapaian 103,3 persen. Capaian tersebut mencerminkan pemanfaatan waktu pelayanan kapal yang semakin optimal sehingga proses bongkar muat berlangsung lebih efisien.

Direktur Utama PT Kaltim Kariangau Terminal, Enriany Muis, mengatakan bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja sama seluruh insan perusahaan dalam menjaga kualitas operasional secara konsisten.

“Kinerja operasional merupakan hasil kolaborasi seluruh unit kerja. Mulai dari perencanaan sandar kapal, kesiapan peralatan, koordinasi operasional, hingga pelayanan kepada pengguna jasa harus berjalan selaras agar produktivitas tetap terjaga. Alhamdulillah, hingga Semester I Tahun 2026 kami mampu melampaui target yang telah ditetapkan perusahaan,” ujar Enriany.

Ia menjelaskan, peningkatan produktivitas tidak hanya ditentukan oleh kesiapan fasilitas dan peralatan, tetapi juga dipengaruhi oleh kedisiplinan operasional serta kompetensi sumber daya manusia dalam menjalankan setiap proses kerja secara konsisten.

Untuk menjaga tren positif tersebut, perusahaan terus mengevaluasi pola operasional agar setiap tahapan pelayanan semakin efektif. Optimalisasi penggunaan alat bongkar muat, pengaturan arus kendaraan di area penumpukan, hingga penguatan koordinasi antarpetugas menjadi bagian dari strategi yang terus diterapkan guna meningkatkan produktivitas terminal.

Di sisi lain, PT KKT juga melanjutkan program modernisasi fasilitas dan peralatan operasional. Pemanfaatan teknologi informasi terus diperkuat guna mendukung proses pelayanan yang lebih cepat, akurat, dan terdokumentasi dengan baik. Perusahaan juga meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan serta evaluasi kinerja secara berkala untuk memastikan kualitas layanan terus berkembang.

Sejalan dengan peningkatan produktivitas tersebut, arus peti kemas di PT KKT juga menunjukkan pertumbuhan yang positif. Hingga Semester I Tahun 2026, volume peti kemas meningkat sekitar 3 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini menjadi salah satu indikator meningkatnya kualitas pelayanan yang turut mendukung kelancaran distribusi logistik di Kalimantan Timur.

Enriany menegaskan bahwa perusahaan akan terus menerapkan budaya perbaikan berkelanjutan sebagai strategi menghadapi kebutuhan sektor logistik yang terus berkembang.

“Kami tidak akan berhenti pada capaian ini. Evaluasi akan terus dilakukan agar produktivitas operasional semakin meningkat dari waktu ke waktu. Fokus kami adalah menghadirkan pelayanan yang aman, andal, tepat waktu, serta memberikan nilai tambah bagi seluruh pengguna jasa,” tegasnya.

Ke depan, PT Kaltim Kariangau Terminal akan terus memperkuat keandalan operasional melalui peningkatan kapasitas fasilitas, optimalisasi pemanfaatan teknologi, modernisasi peralatan, serta pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga produktivitas terminal sekaligus memperkokoh peran PT KKT sebagai salah satu gerbang logistik strategis di Kalimantan Timur maupun kawasan timur Indonesia.