Scroll untuk baca artikel
BalikpapanInfo PublikKalimantan TimurTerkini

Balikpapan Raih Predikat Wiwerda Kota Sehat Nasional, Tertinggi di Kalimantan Timur

156
×

Balikpapan Raih Predikat Wiwerda Kota Sehat Nasional, Tertinggi di Kalimantan Timur

Sebarkan artikel ini

Balikpapan — Kota Balikpapan kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih predikat Wiwerda dalam Penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS). Capaian ini menjadi peningkatan satu tingkat dari penilaian sebelumnya sekaligus menempatkan Balikpapan sebagai daerah dengan raihan tertinggi di Kalimantan Timur.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiati, menjelaskan bahwa predikat Wiwerda mencerminkan kemajuan signifikan Balikpapan dalam memenuhi berbagai indikator kota sehat yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Artinya, Balikpapan sudah masuk dalam kategori kota sehat. Tinggal kerja keras lagi untuk bisa mencapai predikat tertinggi, yaitu Wistara,” ujar Alwiati saat ditemui, Kamis (15/1/2026).

Ia menyebutkan, penilaian Kota Sehat mencakup sembilan tatanan, mulai dari permukiman, transportasi, hingga pariwisata. Sejumlah sektor dinilai telah menunjukkan kinerja yang baik, khususnya pada tatanan perhubungan dan pariwisata.

Ke depan, Pemerintah Kota Balikpapan juga berencana mengembangkan konsep pariwisata sehat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas lingkungan dan derajat kesehatan masyarakat.

“Pariwisata akan kami dorong menjadi pariwisata sehat melalui berbagai inovasi, baik dari sisi fasilitas, kebersihan, maupun edukasi kepada masyarakat,” kata Alwiati.

Meski meraih capaian positif, ia mengakui masih terdapat tantangan yang perlu mendapat perhatian serius, terutama di sektor kesehatan. Salah satu faktor yang memengaruhi nilai penilaian adalah angka stunting yang masih mengalami peningkatan.

“Stunting menjadi salah satu catatan penting karena berdampak pada pengurangan nilai. Ini akan menjadi fokus evaluasi kami agar penanganannya lebih optimal,” ujarnya.

Alwiati menegaskan, Pemerintah Kota Balikpapan menargetkan peningkatan status menjadi Wistara pada penilaian berikutnya dengan memenuhi nilai maksimal di seluruh tatanan yang dinilai.

Ia berharap sinergi lintas sektor serta kolaborasi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dapat terus diperkuat untuk mewujudkan Balikpapan sebagai kota sehat yang berkelanjutan.

“Penilaian Kota Sehat dilakukan setiap dua tahun sekali. Karena itu, semua tatanan akan kami evaluasi agar kekurangan yang ada bisa diperbaiki dan ditingkatkan pada penilaian mendatang,” pungkasnya.