Scroll untuk baca artikel
AdvertorialBalikpapanDishub BalikpapanIndonesiaInfo PublikKalimantan TimurTerkini

Bandara SAMS Sepinggan Tingkatkan Koordinasi Keamanan dan Layanan Jelang Angkutan Lebaran 1447 H

147
×

Bandara SAMS Sepinggan Tingkatkan Koordinasi Keamanan dan Layanan Jelang Angkutan Lebaran 1447 H

Sebarkan artikel ini

Balikpapan — Menyambut periode Angkutan Lebaran 1447 Hijriah, pengelola Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan memperkuat koordinasi lintas instansi guna mengantisipasi lonjakan penumpang.

PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Balikpapan menggelar rapat koordinasi Airport Security Committee (ASC) dan Facilitation Committee (FAL) di Gedung Serbaguna Bandara SAMS Sepinggan, Rabu (26/2/2026). Agenda tersebut menjadi pertemuan perdana pada 2026 yang difokuskan pada kesiapan operasional menghadapi arus mudik dan balik Idul Fitri.

General Manager Bandara SAMS Sepinggan, R. Iwan Winaya Mahdar, menyampaikan bahwa periode Angkutan Lebaran merupakan salah satu momen dengan pergerakan penumpang tertinggi setiap tahun, sehingga membutuhkan persiapan yang komprehensif.

“Koordinasi lintas stakeholder adalah kunci keberhasilan penyelenggaraan angkutan udara yang aman, lancar, dan nyaman. Peningkatan volume penerbangan serta kepadatan terminal menuntut kita menyiapkan langkah antisipatif yang terukur dan terkoordinasi,” ujar Iwan dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa penguatan sinergi tidak hanya difokuskan pada aspek keamanan, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan bagi pengguna jasa bandara.

Sejumlah isu strategis menjadi perhatian dalam persiapan tahun ini, di antaranya optimalisasi fasilitas terminal, apron, serta sisi udara. Selain itu, keandalan peralatan navigasi penerbangan dan pengaturan slot time pergerakan pesawat juga menjadi fokus untuk menjaga kelancaran operasional.

Manajemen bandara turut menyiapkan pengendalian antrean di area check-in dan percepatan penanganan bagasi guna mengurangi potensi kepadatan di dalam terminal. Antisipasi terhadap cuaca ekstrem juga dilakukan melalui koordinasi intensif dengan BMKG.

“Keamanan bukan hanya tugas satu instansi, melainkan tanggung jawab bersama. Kolaborasi, disiplin, dan konsistensi dalam menerapkan regulasi adalah harga mati untuk memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan bagi masyarakat,” kata Iwan.

Rapat tersebut merupakan pelaksanaan ketentuan nasional, yakni KM 39 Tahun 2024 tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional dan PM 10 Tahun 2024, yang mengatur kewajiban pelaksanaan koordinasi ASC minimal empat kali dalam setahun dan FAL minimal dua kali dalam setahun.

Pertemuan ini dihadiri berbagai unsur TNI dan Polri, seperti Lanud Dhomber, Koramil 0905-03, Polsek KP3, dan Polresta Balikpapan. Selain itu, hadir pula perwakilan Badan Intelijen Negara (BIN), Basarnas, CIQ (Bea Cukai, Imigrasi, Karantina), Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Otoritas Bandara Wilayah VII, serta sejumlah maskapai penerbangan.

Dengan penguatan koordinasi tersebut, manajemen Bandara SAMS Sepinggan optimistis operasional penerbangan selama Lebaran 2026 dapat berjalan lebih efisien, aman, dan nyaman bagi para penumpang.