Scroll untuk baca artikel
AdvertorialBalikpapanIndonesiaInfo PublikKalimantan TimurTerkiniWali Kota Balikpapan

Idulfitri 1447 H di Balikpapan Diwarnai Pesan Kebersamaan dan Kepedulian Sosial

167
×

Idulfitri 1447 H di Balikpapan Diwarnai Pesan Kebersamaan dan Kepedulian Sosial

Sebarkan artikel ini

Balikpapan — Perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Balikpapan berlangsung khidmat dengan nuansa kebersamaan yang kuat. Salat Idulfitri digelar di halaman Bank Bukopin Balikpapan pada Jumat (20/3/2026), diikuti ribuan jamaah dari berbagai wilayah kota.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momen ibadah, tetapi juga sarana refleksi spiritual sekaligus ajakan untuk memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Dalam sambutan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud yang dibacakan oleh Sekretaris Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Balikpapan, Prisko Harmadi, disampaikan bahwa Idulfitri merupakan momentum untuk memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan.

“Anugerah ini hendaknya kita syukuri dengan tekad yang kuat untuk menjadi insan yang lebih baik dan bertakwa. Serta setiap sisa umur kita bernilai dan bermanfaat bagi sesama manusia dan lingkungan,” ujar Rahmad dalam sambutannya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Balikpapan yang selama bulan Ramadan aktif melakukan kegiatan berbagi dan membantu sesama.

Menurutnya, semangat kebersamaan dan gotong royong tersebut perlu terus dipertahankan, termasuk melalui peningkatan kesadaran menunaikan zakat.

Pemerintah Kota Balikpapan mencatat realisasi zakat pada 2025 mencapai sekitar Rp8,93 miliar dari target Rp12,98 miliar. Sementara pada 2026, target penghimpunan zakat ditingkatkan menjadi Rp15 miliar.

“Mudah-mudahan kita semua tergerak untuk menunaikan ibadah zakat sebagai kewajiban seorang Muslim,” katanya.

Selain menyampaikan pesan keagamaan, Rahmad juga memaparkan sejumlah program pembangunan yang sedang dan akan dijalankan oleh pemerintah kota. Program tersebut di antaranya revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur sebagai pusat UMKM, perluasan distribusi air bersih, serta peningkatan konektivitas transportasi melalui kajian moda bus rapid transit (BRT).

Perhatian terhadap isu lingkungan juga menjadi bagian dari pesan yang disampaikan. Masyarakat diajak merayakan Idulfitri secara bijak dengan menghindari pemborosan serta mengurangi potensi timbulan sampah.

“Saya mengajak seluruh masyarakat menjadikan Idul Fitri sebagai momentum memperkuat nilai kesederhanaan, berbelanja secara bijak, dan menghindari hal mubazir, sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan salat Id tersebut, Ustaz Akhmad Saifullah bertindak sebagai imam sekaligus khatib. Dalam khutbahnya, ia mengajak jamaah untuk menjaga ketakwaan setelah Ramadan serta memperkuat ukhuwah Islamiyah dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, Prisko menyebut pelaksanaan salat Idulfitri juga berlangsung di sejumlah lokasi lain di Balikpapan, seperti Manggar, Kampung Baru, Gunung Kawi, dan Pangeran Antasari. Secara keseluruhan, jumlah jamaah diperkirakan mencapai sekitar 10.000 orang, dengan sekitar 3.000 jamaah mengikuti salat di lokasi utama.

Ia menambahkan bahwa tema Idulfitri tahun ini menekankan pentingnya menjaga persatuan umat Islam di tengah perbedaan, termasuk dalam metode penentuan hari raya.

“Maknanya adalah kita tetap menjaga silaturahmi dan harmonisasi, meskipun ada perbedaan metode seperti hisab dan rukyat hilal,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Rahmad Mas’ud juga menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada seluruh masyarakat Balikpapan.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan jajaran Pemerintah Kota Balikpapan, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” tuturnya.

Perayaan Idulfitri tahun ini menjadi pengingat bahwa nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan kesadaran menjaga lingkungan merupakan fondasi penting dalam mewujudkan Balikpapan sebagai kota yang nyaman dan berkelanjutan bagi seluruh warganya.