Scroll untuk baca artikel
BalikpapanInfo PublikKalimantan TimurPolresta BalikpapanTerkini

Janin Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Ampal Balikpapan

158
×

Janin Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Ampal Balikpapan

Sebarkan artikel ini

Balikpapan — Warga dikejutkan oleh penemuan sesosok janin bayi berjenis kelamin laki-laki yang mengapung di aliran Sungai Ampal, Rabu (14/1/2026) pagi. Janin tersebut ditemukan di wilayah Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan Tengah, dan pertama kali diketahui oleh petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan.

Penemuan terjadi sekitar pukul 09.00 Wita saat petugas DLH melakukan kegiatan pembersihan rutin di aliran sungai.

Salah seorang petugas kebersihan DLH Balikpapan, Tajuddin, mengaku awalnya mengira benda tersebut hanyalah tumpukan sampah yang biasa ditemukan di sungai.

“Kami setiap pagi rutin bersih-bersih sekitar jam sembilan. Di sungai itu kan banyak sampah, campur bangkai tikus, kucing, ayam, jadi baunya sudah biasa. Tapi pas diangkat, kelihatan bentuknya seperti manusia,” ujar Tajuddin di lokasi kejadian.

Ia menjelaskan, setelah diamati lebih dekat, janin tersebut terlihat memiliki anggota tubuh yang sudah terbentuk.

“Sudah ada tangan dan kaki, bentuknya jelas. Baunya juga belum menyengat, kelihatannya masih baru,” katanya.

Temuan tersebut kemudian segera dilaporkan kepada pihak kepolisian. Personel Samapta Polresta Balikpapan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

Kanit Pamapta 2 Polresta Balikpapan, Ipda Wisnu Cahyo Abriadi, membenarkan adanya laporan penemuan janin tersebut.

“Sekitar pukul 09.00 Wita kami menerima laporan dari PK 110. Kami langsung menuju TKP dan mendapati satu janin bayi berjenis kelamin laki-laki,” ujar Wisnu.

Menurutnya, janin ditemukan dalam kondisi mengapung di sungai tanpa bungkusan apa pun.

“Kondisinya tanpa pembungkus dan mengapung di perairan. Dari kondisi fisik dan aroma, diperkirakan belum lama berada di lokasi. Namun hal tersebut masih dugaan awal dan akan kami dalami lebih lanjut,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa saat ditemukan, janin tersebut sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

“Saat kami amankan, janin sudah dalam keadaan meninggal dunia,” tegas Wisnu.

Saat ini, janin bayi tersebut telah dievakuasi untuk keperluan pemeriksaan medis dan penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna mengungkap asal-usul janin serta kemungkinan adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.