Scroll untuk baca artikel
AdvertorialBalikpapanIndonesiaInfo PublikKalimantan TimurTerkini

Jelang Libur Sekolah, Pemkot Balikpapan Soroti Keamanan di Objek Wisata

138
×

Jelang Libur Sekolah, Pemkot Balikpapan Soroti Keamanan di Objek Wisata

Sebarkan artikel ini

Balikpapan — Keselamatan Wisatawan Balikpapan menjadi perhatian utama Pemerintah Kota Balikpapan menjelang musim libur sekolah yang diperkirakan berlangsung dalam dua pekan ke depan.

Pemerintah mulai meningkatkan pengawasan terhadap berbagai destinasi wisata. Pengelola objek wisata diminta memastikan seluruh fasilitas dan aktivitas yang tersedia telah memenuhi standar keamanan, keselamatan, dan kenyamanan bagi pengunjung.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma, mengatakan peningkatan jumlah wisatawan saat libur sekolah selalu terjadi setiap tahun. Karena itu, kesiapan destinasi wisata menjadi faktor penting untuk mencegah terjadinya insiden yang merugikan pengunjung.

“Kami mengingatkan seluruh pengelola objek wisata agar meningkatkan kesiapan pelayanan, khususnya yang berkaitan dengan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pengunjung selama masa liburan,” kata Ratih, Senin (8/6/2026).

Ratih menegaskan setiap destinasi yang menawarkan aktivitas atau atraksi berisiko wajib memberikan penjelasan yang memadai kepada wisatawan sebelum kegiatan dimulai. Informasi mengenai prosedur keselamatan dinilai penting untuk mengurangi potensi kecelakaan.

“Pengunjung harus memahami standar operasional dan prosedur keselamatan sebelum mengikuti aktivitas yang tersedia. Sosialisasi ini wajib dilakukan agar wisatawan mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan,” ujarnya.

Menurutnya, edukasi kepada wisatawan semakin diperlukan seiring berkembangnya berbagai aktivitas wisata petualangan dan olahraga yang membutuhkan pemahaman teknis tertentu.

Selain memperkuat aspek keselamatan, Disparpora juga melanjutkan pembenahan sejumlah destinasi unggulan. Pantai Manggar Segara Sari masih menjadi fokus utama pengembangan karena tetap menjadi tujuan favorit wisatawan di Balikpapan.

Pemerintah secara berkala mengevaluasi fasilitas dan layanan di kawasan tersebut untuk menjaga kualitas destinasi sekaligus meningkatkan daya tarik wisata.

“Kami terus melakukan evaluasi setiap tahun untuk mengetahui kebutuhan pengembangan dan perbaikan yang perlu dilakukan,” katanya.

Sejumlah rencana pengembangan juga tengah disiapkan untuk menambah pilihan rekreasi bagi pengunjung. Program tersebut mencakup penyediaan wahana jet ski, aktivitas berkuda, pembangunan vila, hingga pengembangan konsep sport tourism.

“Ada sejumlah rencana pengembangan yang sedang disiapkan, mulai dari jet ski, berkuda, vila hingga aktivitas sport tourism yang diharapkan dapat menambah minat wisatawan untuk datang,” ujar Ratih.

Pantai Manggar ditargetkan mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp7,5 miliar sepanjang 2026. Untuk mendukung target tersebut, pengelola Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) diminta menjaga kebersihan kawasan dan menghadirkan inovasi layanan yang meningkatkan pengalaman wisatawan.

“Pengelola harus terus menjaga kebersihan dan mempercantik kawasan, sekaligus menambah daya tarik baru agar wisatawan tetap memilih berkunjung ke Pantai Manggar,” tuturnya.

Data Disparpora menunjukkan Pantai Manggar mencatat sekitar 40.000 kunjungan selama sepekan libur Idulfitri 2026 dengan pendapatan sekitar Rp579 juta. Namun, persaingan destinasi wisata di Balikpapan dan wilayah sekitarnya kini semakin ketat.

Munculnya berbagai tujuan wisata baru, seperti kawasan IKN, Pantai Nusantara, Watu Beach, Pantai Lamaru, hingga Pasar Tumpah Pringgondani, memberikan lebih banyak alternatif bagi masyarakat. Di saat yang sama, akses fungsional terbatas jalan tol menuju kawasan IKN juga mulai memengaruhi pola perjalanan wisatawan.

Karena itu, Pemerintah Kota Balikpapan menilai peningkatan kualitas layanan dan penguatan aspek keselamatan menjadi kunci agar destinasi wisata daerah tetap kompetitif di tengah bertambahnya pilihan tujuan rekreasi di Kalimantan Timur.