Scroll untuk baca artikel
AdvertorialInfo PublikJakartaKalimantan TimurSosial BudayaTerkini

Kriya Khas Kaltim Tampil Memikat di INACRAFT 2026 Jakarta

166
×

Kriya Khas Kaltim Tampil Memikat di INACRAFT 2026 Jakarta

Sebarkan artikel ini

Jakarta — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Timur turut ambil bagian dalam ajang pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara, International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 yang digelar di Jakarta.

Pameran ini berlangsung selama lima hari, mulai 4 hingga 8 Februari 2026, di Jakarta Convention Center (JCC). Beragam produk unggulan khas Kalimantan Timur dipamerkan sebagai representasi kekayaan kriya daerah.

Keikutsertaan Dekranasda Kaltim menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan produk kerajinan daerah ke tingkat nasional hingga pasar internasional. Berbagai karya ditampilkan, mulai dari tenun khas Kalimantan Timur, anyaman rotan dan manik-manik Dayak, hingga produk fesyen dan aksesori bermotif etnik lokal yang dikemas dengan sentuhan desain modern.

Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Timur, Syarifah Suraidah, menyampaikan bahwa partisipasi dalam INACRAFT 2026 merupakan bagian dari upaya memperkuat daya saing pelaku UMKM kriya daerah.

“INACRAFT menjadi etalase strategis bagi produk kerajinan Kalimantan Timur. Kami ingin menunjukkan bahwa kriya lokal tidak hanya bernilai budaya, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang besar dan mampu bersaing di pasar global,” ujarnya.

Ia menambahkan, keikutsertaan ini juga bertujuan membuka peluang jejaring pemasaran baru bagi para perajin, sekaligus memperluas akses terhadap buyer dan distributor dari berbagai daerah maupun mancanegara.

Stand Dekranasda Kaltim mengusung konsep minimalis yang merepresentasikan identitas budaya Benua Etam. Konsep tersebut berhasil menarik perhatian pengunjung yang ingin mengenal lebih dekat filosofi dan makna di balik setiap karya kerajinan yang ditampilkan.

Sejumlah perajin asal Kalimantan Timur turut berpartisipasi mengisi stand Dekranasda Kaltim, di antaranya Matan Gallery, Borneo Batik, dan Manggeris. Selain itu, Manika Kaltim, perajin yang berhasil lolos kurasi Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, juga ambil bagian dalam pameran bergengsi ini.

Para perajin berharap keikutsertaan dalam INACRAFT 2026 dapat semakin memperluas pengenalan produk mereka sekaligus mendorong peningkatan pendapatan perajin di daerah.

Melalui partisipasi ini, Dekranasda Provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan industri kerajinan berbasis kearifan lokal, serta mendorong UMKM daerah naik kelas dan menembus pasar yang lebih luas.