Scroll untuk baca artikel
AdvertorialBalikpapanIndonesiaInfo PublikKalimantan TimurTerkini

Kunjungan Wisata Balikpapan 2026 Tercatat 29 Ribu, Disparpora Siapkan Inovasi Atraksi

137
×

Kunjungan Wisata Balikpapan 2026 Tercatat 29 Ribu, Disparpora Siapkan Inovasi Atraksi

Sebarkan artikel ini

Balikpapan — Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan mencatat jumlah kunjungan wisatawan sepanjang tahun 2026 mencapai 29.250 orang, dengan total pendapatan sektor pariwisata sebesar Rp579,62 juta. Meski mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, capaian tersebut dinilai masih sesuai target.

Kepala Disparpora Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma, mengatakan bahwa secara keseluruhan kinerja sektor pariwisata masih berada dalam jalur yang diharapkan.

“Secara kuantitatif memang ada penurunan dibanding tahun lalu. Namun jika melihat kondisi saat ini, capaian kunjungan dan pendapatan masih berada pada jalur yang kami harapkan,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Ia menjelaskan, penurunan jumlah wisatawan dipengaruhi oleh munculnya berbagai destinasi baru, termasuk di kawasan Ibu Kota Nusantara. Hal tersebut membuat persebaran wisatawan menjadi lebih merata dan tidak lagi terpusat di lokasi tertentu.

“Dengan hadirnya destinasi baru, wisatawan memiliki lebih banyak pilihan, mulai dari Pantai Nisantara, Watu Beach, hingga kawasan Plamaru dan Peringgodani. Hal ini secara alami mengurangi kepadatan di lokasi-lokasi lama,” jelasnya.

Menurut Ratih, kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk meningkatkan daya saing pariwisata Balikpapan. Salah satu strategi yang disiapkan adalah pengembangan atraksi wisata baru, seperti olahraga air, berkuda, hingga konsep sport tourism.

Selain itu, peningkatan fasilitas penunjang seperti penginapan dan villa juga menjadi perhatian untuk memberikan kenyamanan lebih bagi wisatawan.

“Ke depan, Balikpapan harus mampu menawarkan pengalaman wisata yang lebih kaya. Selain rekreasi, bisa dikombinasikan dengan wellness tourism seperti yoga atau kegiatan olahraga,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mengembangkan sektor pariwisata. Dengan sinergi yang kuat, Disparpora optimistis pariwisata Balikpapan dapat kembali tumbuh di tengah pesatnya perkembangan kawasan sekitar IKN.

“Dengan inovasi dan sinergi semua pihak, pariwisata Balikpapan akan mampu memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap pendapatan daerah,” tutup Ratih.