Balikpapan — Sebuah truk tangki bermuatan oksigen cair (liquid oxygen) milik perusahaan gas industri Samator meledak saat terparkir di area bengkel Hino Kilometer 24, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara, Jumat (3/4/2026) pagi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.34–06.35 WITA itu mengejutkan warga sekitar. Dentuman keras terdengar tiba-tiba dan getarannya dirasakan hingga ke bangunan di sekitar lokasi, disertai kepulan asap putih dari titik kejadian.
Salah satu saksi mata, Rahmat Rizal, yang bertugas sebagai petugas keamanan di bengkel tersebut, mengungkapkan bahwa sebelum ledakan ia sempat mematikan aliran listrik sekitar pukul 06.05 WITA.
“Kejadiannya sekitar jam 06.35. Sebelumnya saya sempat mematikan lampu, lalu kembali ke pos jaga. Tidak lama kemudian langsung terdengar ledakan keras, bangunan bergetar, dan asap putih mengepul,” ujar Rahmat.
Ia menyebutkan kekuatan ledakan sangat besar hingga menyebabkan kerusakan signifikan pada bangunan bengkel.
“Ledakannya sangat luar biasa, keras sekali. Atap hampir semuanya rusak, material sampai beterbangan,” katanya.
Menurutnya, truk tangki tersebut telah berada di lokasi sekitar satu minggu untuk menjalani perbaikan. Saat kejadian, tidak ada aktivitas pekerja karena bertepatan dengan hari libur.
“Memang tidak ada yang bekerja, karena tanggal merah,” jelasnya.
Usai kejadian, Rahmat melaporkan insiden tersebut kepada Ketua RT setempat, yang kemudian diteruskan kepada aparat keamanan, termasuk Bhabinkamtibmas, serta kepada pihak manajemen tempatnya bekerja.
Pihak kepolisian segera melakukan pengamanan dengan memasang garis polisi dan mensterilkan lokasi untuk mencegah potensi bahaya lanjutan serta kepentingan penyelidikan.
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold H.Y. Kumontoy melalui Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol M. Rezsa, menyampaikan bahwa ledakan berasal dari kendaraan tangki bermuatan oksigen cair milik Samator yang berada di bengkel Hino milik PT Kumala Motor Sejahtera.
“Pagi ini telah terjadi ledakan kendaraan tangki Samator bermuatan liquid oxygen di bengkel Hino Kilometer 24. Kejadian terjadi sekitar pukul 06.34 WITA,” ujar Rezsa.
Ia menegaskan bahwa penyebab pasti kejadian masih dalam proses penyelidikan. Polisi telah melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP) serta mengamankan area.
“Kami telah melaksanakan TPTKP dan mengamankan area bengkel. Saat ini lokasi masih kami sterilkan karena perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan,” jelasnya.
Tim Inafis Polresta Balikpapan juga diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan barang bukti sesuai prosedur.
Meski ledakan tergolong besar dan menimbulkan kerusakan cukup parah, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
“Untuk korban sementara nihil. Namun kerugian material masih dalam tahap estimasi,” tambah Rezsa.
Kerusakan dilaporkan meliputi bagian atap dan kantor bengkel, serta satu unit truk tangki yang terdampak langsung. Nilai kerugian masih menunggu hasil perhitungan dari pihak terkait.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih berjaga di lokasi untuk memastikan situasi tetap aman serta mengantisipasi potensi risiko lanjutan dari sisa material pascaledakan.















