Scroll untuk baca artikel
AdvertorialInfo PublikKalimantan TimurNusantaraTerkini

Memilah Sampah di IKN: Dulu Menjijikkan, Kini Menjanjikan

158
×

Memilah Sampah di IKN: Dulu Menjijikkan, Kini Menjanjikan

Sebarkan artikel ini

NUSANTARA — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama sejumlah pemangku kepentingan menggelar rangkaian kegiatan peningkatan kesadaran memilah sampah di Multifunction Hall Kantor Bersama 3, Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pemaknaan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 yang diperingati setiap 21 Februari, sekaligus upaya memperkuat budaya pengelolaan sampah berkelanjutan di kawasan IKN.

Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan sejak dini.

“Momentum Hari Peduli Sampah Nasional kita jadikan ruang untuk menyatukan semangat dan tekad agar pengelolaan sampah di IKN benar-benar berjalan dengan baik, sehingga tidak terjadi penumpukan sampah. Kuncinya adalah membangun kebiasaan mengelola sampah secara konsisten, termasuk mengurangi perilaku yang tidak ramah lingkungan,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk aktif menerapkan praktik pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi program “Memilah Sampah Menabung Emas” yang disampaikan oleh Ketua Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia (FORSEPSI), Mina Dewi Sukmawati, bersama Pangalinan Matandung, Deputi Bisnis Area Wilayah Regional Kalimantan PT Pegadaian. Program ini bertujuan mengubah paradigma lama bahwa sampah adalah masalah, menjadi peluang ekonomi melalui penerapan konsep circular economy.

Melalui sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi, kemasan plastik yang telah dipilah dapat disetorkan ke bank sampah terdekat untuk kemudian dikonversi menjadi poin setara tabungan emas pada rekening Tabungan Emas Pegadaian. Skema ini diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi sirkular di IKN.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi santai yang menghadirkan Ketua Umum FORSEPSI, Direktur Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana Otorita IKN Lazuardi Nasution, serta Business Development Manager Plasticpay Arif Rahman Abidin, yang membahas tantangan dan peluang pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat.

Kegiatan ini turut didukung oleh Mayora Group. Dalam kesempatan tersebut, Sustainability Director Mayora Group Tunky Natanael Kurniawan menyampaikan komitmen perusahaannya terhadap keberlanjutan lingkungan.

“Mayora Group sebagai produk asli anak bangsa tidak hanya berkomitmen menghadirkan produk berkualitas, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan melalui kampanye Gerakan Ekonomi Sirkular Nasional (GESN) yang kami jalankan secara konsisten sejak 2021,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dukungan terhadap IKN sejalan dengan visi kota berkelanjutan.

“Pada hari ini, Mayora Group mendukung prinsip IKN sebagai kota berkelanjutan, di mana sampah tidak hanya dikelola, tetapi juga memberi nilai tambah melalui penerapan ekonomi sirkular,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Otorita IKN menerima penyerahan Plasticpay Reverse Vending Machine (RVM) dari Mayora Group, yakni mesin otomatis yang menukarkan botol plastik bekas menjadi poin digital yang dapat dikonversi menjadi uang elektronik.

Rangkaian kegiatan berlangsung interaktif melalui permainan edukatif terkait pengelolaan sampah pribadi serta pemberian apresiasi kepada masyarakat IKN yang telah konsisten memilah sampah di lingkungan tempat tinggalnya.

Melalui kegiatan ini, Otorita IKN berharap perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah dapat semakin menguat, sekaligus mempercepat terbangunnya sistem pengelolaan sampah yang efektif, partisipatif, dan berkelanjutan di Ibu Kota Nusantara.