Scroll untuk baca artikel
Terkini

Misteri Hilangnya Remaja Balikpapan Terungkap, KRI Selar Temukan Jasad Khairul di Selat Makassar

168
×

Misteri Hilangnya Remaja Balikpapan Terungkap, KRI Selar Temukan Jasad Khairul di Selat Makassar

Sebarkan artikel ini

Balikpapan, — Setelah empat hari pencarian tanpa henti, tim patroli TNI AL akhirnya menemukan jasad Khairul Anam, remaja 17 tahun asal Balikpapan Tengah yang tenggelam di Pantai Kemala. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di perairan Selat Makassar, sekitar lima mil laut dari titik awal dilaporkannya hilang.

Penemuan jasad Khairul terjadi pada Kamis (13/11/2025) pagi oleh KRI Selar, kapal perang yang sedang melakukan patroli rutin di kawasan Tanjung Manggar. Informasi awal diterima setelah kru kapal mendapat laporan tentang benda mencurigakan yang mengapung di laut.

“Kami langsung menuju titik koordinat yang dimaksud. Setelah dicek, ternyata benar, yang ditemukan adalah sesosok jenazah manusia,” ujar Laksamana Pertama TNI Hreesang Wisanggeni, Komandan Gugus Keamanan Laut Koarmada II, saat konferensi pers di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kamis siang.

Menurut Hreesang, korban ditemukan tanpa identitas dengan kondisi tubuh membengkak serta pakaian yang rusak akibat lama terendam air laut. Dugaan kuat mengarah bahwa jasad tersebut merupakan Khairul Anam, korban tenggelam yang telah dicari oleh tim SAR dan warga sejak awal pekan.

Evakuasi di Tengah Cuaca Buruk

Proses evakuasi jenazah berlangsung penuh tantangan. Personel KRI Selar membutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk mengangkat tubuh korban ke kapal, sebelum dibawa ke Pelabuhan Semayang dan diserahkan ke pihak kepolisian.

Koordinator Tim SAR Balikpapan, Ramadhani, mengatakan identifikasi awal dilakukan berdasarkan ciri fisik dan pakaian yang cocok dengan laporan keluarga.

“Ciri-ciri yang kami terima cocok. Korban mengenakan kaus hitam dan celana hitam seperti laporan awal pihak keluarga,” ujarnya.

Dani menuturkan, pencarian sempat terhambat oleh cuaca ekstrem di Selat Makassar. Gelombang tinggi dan angin kencang membatasi jarak pandang, memaksa tim memperluas area pencarian hingga lima mil laut.

“Cuaca ekstrem membuat jarak pandang terbatas, sehingga area pencarian harus diperluas hingga radius lima mil laut,” terangnya.

Identifikasi dan Serah Terima Jenazah

Untuk memastikan identitas, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan guna menjalani pemeriksaan oleh tim Inafis Polresta Balikpapan. Proses ini dilakukan untuk mencocokkan data forensik dengan laporan keluarga korban.

“Setelah pemeriksaan selesai, jenazah akan diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” tambah Ramadhani.

Khairul dilaporkan hilang sejak Senin (10/11/2025) sore saat berenang bersama teman-temannya di Pantai Kemala. Arus kuat yang mendadak datang menyeretnya ke tengah laut hingga akhirnya menghilang dari pandangan.

Penemuan ini menutup pencarian intensif selama empat hari yang dilakukan siang dan malam di tengah cuaca buruk. Meski berakhir tragis, keberhasilan tim gabungan menemukan jasad Khairul menjadi bukti nyata komitmen dan kerja sama lintas instansi dalam menjalankan misi kemanusiaan.