Scroll untuk baca artikel
AdvertorialBalikpapanHukumIndonesiaInfo PublikKalimantan TimurPolda kaltimTerkini

Operasi Pekat Mahakam 2026, Polda Kaltim Ungkap 272 Kasus dan Amankan 303 Tersangka

148
×

Operasi Pekat Mahakam 2026, Polda Kaltim Ungkap 272 Kasus dan Amankan 303 Tersangka

Sebarkan artikel ini

Balikpapan — Kepolisian Daerah Kalimantan Timur mengungkap ratusan kasus selama pelaksanaan Operasi Pekat Mahakam 2026 yang digelar menjelang Hari Raya Idulfitri. Dalam operasi tersebut, polisi mencatat sebanyak 272 kasus berhasil diungkap dengan ratusan tersangka diamankan.

Hal itu disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kaltim Kombes Pol Jamaluddin Farti dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Mahakam Polda Kaltim, Balikpapan, Kamis (12/3/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto.

Jamaluddin menjelaskan bahwa ratusan kasus tersebut merupakan hasil pengungkapan selama pelaksanaan Operasi Pekat Mahakam 2026 serta Operasi Tindak Pidana Ringan (Tipiring).

“Selama pelaksanaan Operasi Pekat Mahakam 2026, Polda Kaltim bersama jajaran Polres berhasil mengungkap sebanyak 272 kasus. Rinciannya, 149 kasus dalam Operasi Pekat Mahakam dan 123 kasus dalam Operasi Tipiring,” ujar Jamaluddin.

Selain mengungkap ratusan kasus, petugas juga mengamankan ratusan tersangka serta menyita ribuan barang bukti dari berbagai tindak pelanggaran hukum.

“Petugas berhasil mengamankan 303 orang tersangka dan menyita 5.122 barang bukti dari berbagai tindak pelanggaran hukum yang berhasil ditindak selama operasi berlangsung,” kata dia.

Ia merinci, pengungkapan kasus tersebut tersebar di sejumlah wilayah hukum di Kalimantan Timur, di antaranya Polda Kaltim sebanyak 10 kasus, Polresta Samarinda 79 kasus, Polresta Balikpapan 24 kasus, Polres Bontang 14 kasus, Polres Kutai Kartanegara 43 kasus, Polres Kutai Barat 6 kasus, Polres Kutai Timur 39 kasus, Polres Berau 32 kasus, Polres Paser 12 kasus, Polres Penajam Paser Utara 8 kasus, serta Polres Mahakam Ulu 5 kasus.

Menurut Jamaluddin, jumlah pengungkapan kasus dalam operasi tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan pelaksanaan operasi serupa pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama antara jajaran kepolisian dan masyarakat yang turut memberikan informasi kepada aparat.

“Keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi seluruh jajaran kepolisian serta peran aktif masyarakat yang turut memberikan informasi kepada pihak kepolisian,” ujar Yuliyanto.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama menjelang perayaan Idulfitri.

Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan hukum serta kepedulian terhadap keamanan lingkungan menjadi faktor penting agar perayaan Idulfitri di Kalimantan Timur dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.