NUSANTARA — Sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Otorita Ibu Kota Nusantara memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan, khususnya pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar. Langkah ini diwujudkan melalui kolaborasi bersama Tanoto Foundation dalam Program Peningkatan Kualitas Pendidikan Sekolah IKN periode 2025–2027.
Program tersebut dipaparkan Tanoto Foundation di hadapan Kepala Otorita IKN dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor Balai Kota Otorita IKN, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Kamis (19/02/2026). Kerja sama ini menargetkan 20 sekolah di Kecamatan Sepaku, terdiri atas 10 Sekolah Dasar dan 10 PAUD sebagai penerima manfaat.
Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut. Ia menilai program ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara komprehensif, tidak hanya melalui penguatan kapasitas guru, tetapi juga dengan melibatkan peran orang tua dalam proses pembelajaran.
Dalam implementasinya, para guru mendapatkan pelatihan pedagogi, sementara orang tua dilibatkan melalui penguatan peran keluarga dalam program Duta Orang Tua Sahabat Anak (OTSAB).
“Ini adalah langkah awal, bagaimana caranya kita mendidik generasi pendidikan, bukan hanya melalui peran guru saja tentunya, tetapi menjadikan para orang tua ini sebagai rumah paling dini untuk mengajarkan anak-anak kita, apalagi dengan adanya inovasi percontohan melalui Duta Orang Tua Sahabat Anak,” ujar Alimuddin.
Kolaborasi ini telah memasuki tahun kedua pelaksanaan. Pada tahun sebelumnya, sebanyak 20 kegiatan telah digelar pada jenjang PAUD dan Sekolah Dasar sebagai bagian dari penguatan ekosistem pendidikan di kawasan Nusantara.
Program ini juga mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan manajemen sekolah, kepemimpinan, serta kapasitas pedagogi guru. Selain itu, disalurkan hibah 1.260 eksemplar buku bacaan bermutu kepada 10 sekolah guna mendukung penguatan literasi siswa.
Regional Lead Kalimantan Tanoto Foundation, Roselina Ping Juan, menjelaskan bahwa pendekatan yang diterapkan menekankan pendampingan menyeluruh di lingkungan sekolah untuk mendorong peningkatan kualitas secara berkelanjutan.
“Targetnya di Tahun 2027 dan seterusnya sekolah-sekolah yang didampingi Tanoto Foundation (salah satunya di Ibu Kota Nusantara) memiliki rapor pendidikan yang lebih baik dari sebelumnya. Salah satunya, kita melakukan pendekatan *whole school*, jadi semua guru, bahkan kepala sekolah kita dampingi. Harapannya ini akan meningkatkan kualitas di sekolah,” ujar Roselina.
Melalui sinergi ini, diharapkan transformasi pendidikan di kawasan Nusantara dapat berjalan lebih optimal, sekaligus memperkuat kolaborasi antara sekolah, guru, dan keluarga dalam mencetak generasi masa depan yang berkualitas.















