Scroll untuk baca artikel
AdvertorialBalikpapanIndonesiaInfo PublikKalimantan TimurPemerintah Kota BalikpapanPemerintahanPemkot BalikpapanTerkini

Pemkot Balikpapan Pastikan Pasokan Bapokting Aman Selama Ramadan 2026

168
×

Pemkot Balikpapan Pastikan Pasokan Bapokting Aman Selama Ramadan 2026

Sebarkan artikel ini

Balikpapan — Pemerintah Kota Balikpapan memastikan persediaan bahan pokok penting (bapokting) selama Ramadan hingga Idulfitri 2026 dalam kondisi mencukupi. Kepastian itu diperoleh setelah dilakukan pemantauan langsung di sejumlah pasar tradisional dan pusat distribusi, Senin (23/2/2026).

Inspeksi dilakukan oleh Dinas Perdagangan Kota Balikpapan bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan aparat kepolisian. Hasilnya, pasokan komoditas utama seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, dan daging ayam ras dinilai aman dengan harga relatif stabil.

Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan, Haemusri Umar, mengatakan pemantauan rutin dilakukan guna mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang bulan suci.

“Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, stok dalam kondisi aman dan distribusi berjalan normal. Tidak ada indikasi kelangkaan maupun praktik penimbunan,” ujarnya.

Harga Relatif Stabil

Menurut Haemusri, sejumlah komoditas memang mengalami penyesuaian harga, namun masih dalam batas wajar dan tidak menunjukkan lonjakan signifikan. Pemerintah kota terus memperkuat koordinasi lintas instansi untuk menjaga keseimbangan pasokan dan harga.

Disdag juga menjalin komunikasi intensif dengan distributor dan pelaku usaha agar suplai tetap sesuai kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.

“Kami sudah memetakan kebutuhan hingga Idulfitri. Pengawasan dilakukan setiap hari, termasuk pelaporan harga harian untuk mengendalikan inflasi daerah,” katanya.

Siapkan Langkah Intervensi

Pemkot Balikpapan menegaskan akan segera melakukan intervensi apabila ditemukan gejolak harga atau gangguan distribusi. Langkah tersebut antara lain melalui operasi pasar serta penguatan distribusi hingga tingkat pengecer.

Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk berbelanja secara rasional dan tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying) yang dapat memicu ketidakstabilan harga di tingkat ritel.

“Stok tersedia dan pasokan lancar. Kami minta masyarakat tetap tenang dan membeli sesuai kebutuhan,” tegas Haemusri.

Dengan pengawasan terpadu yang melibatkan TPID, aparat penegak hukum, dan pelaku usaha, Pemkot Balikpapan optimistis stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok dapat terjaga hingga Idulfitri 2026.