Scroll untuk baca artikel
AdvertorialBalikpapanBaznasIndonesiaInfo PublikKalimantan TimurTerkini

Penyaluran Zakat di Balikpapan Hampir Rampung, BAZNAS Targetkan Selesai Sebelum Idulfitri

104
×

Penyaluran Zakat di Balikpapan Hampir Rampung, BAZNAS Targetkan Selesai Sebelum Idulfitri

Sebarkan artikel ini

BALIKPAPAN — Penyaluran zakat oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan kepada sekitar 4.000 mustahik pada Ramadan tahun ini hampir selesai. Hingga saat ini, realisasi penyaluran bantuan telah mencapai sekitar 90 persen dan ditargetkan tuntas sebelum Hari Raya Idulfitri.

Ketua BAZNAS Kota Balikpapan, Abdul Rosyid Bustomi, mengatakan sebagian besar penerima manfaat sudah memperoleh bantuan. Namun, masih terdapat sejumlah kendala teknis yang menyebabkan sebagian kecil penyaluran mengalami keterlambatan.

“Dari total 4.000 mustahik, sekitar 90 persen sudah menerima. Sisanya ini sebenarnya sudah disalurkan, hanya saja ada beberapa kendala data dan proses administrasi yang membuatnya agak lambat. Insya Allah sebelum Lebaran semuanya selesai,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).

Ia menjelaskan, kendala tersebut umumnya berkaitan dengan ketidaksesuaian data penerima atau proses transfer melalui perbankan. Untuk mengatasi hal tersebut, BAZNAS memberikan opsi bagi mustahik yang belum menerima bantuan agar dapat mengambilnya langsung di kantor.

“Bagi yang gagal transfer atau terkendala, bisa datang langsung ke kantor BAZNAS dengan membawa KTP dan KK. Data mereka sudah terdaftar, jadi tinggal proses pengambilan saja,” katanya.

BAZNAS juga menegaskan tidak ada batas waktu yang ketat bagi penerima yang belum sempat mengambil bantuan sebelum Lebaran. Mustahik tetap dapat mengambil bantuan setelah hari raya.

“Kalau belum sempat sebelum Lebaran, setelah Lebaran juga masih bisa diambil. Tidak ada batasan, yang penting terdata,” tambahnya.

Di sisi lain, penghimpunan zakat pada 2026 menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Hingga saat ini, jumlah muzakki yang menyalurkan zakat melalui BAZNAS telah mencapai sekitar 15.800 orang, meningkat dari sekitar 9.000 muzakki pada tahun lalu.

“Alhamdulillah tahun ini ada peningkatan. Memang untuk Ramadan ini masih dalam proses rekapitulasi, tapi secara umum jumlahnya lebih banyak dibanding tahun lalu,” ujarnya.

Menurut Abdul Rosyid, kontribusi aparatur sipil negara (ASN) turut berperan besar dalam peningkatan penghimpunan zakat tersebut. Hal ini tidak terlepas dari adanya surat edaran dari pemerintah kota yang mendorong ASN menyalurkan zakat melalui BAZNAS.

“Dari ASN, terutama setelah adanya edaran dari Wali Kota, hampir seluruhnya sudah menyalurkan zakat melalui BAZNAS, khususnya di lingkungan Dinas Pendidikan,” jelasnya.

Pada tahun sebelumnya, kontribusi zakat dari ASN tercatat sekitar 8,5 persen dari total penghimpunan. Tahun ini, angka tersebut diperkirakan meningkat seiring bertambahnya kesadaran masyarakat, baik dari kalangan ASN maupun masyarakat umum.

BAZNAS Kota Balikpapan sebelumnya menargetkan penghimpunan zakat mencapai 15.000 muzakki pada tahun ini. Dengan capaian sementara yang telah melampaui angka tersebut, target dinilai telah terlampaui.

Melalui peningkatan penghimpunan dan percepatan penyaluran zakat, BAZNAS berharap bantuan yang dihimpun dapat semakin optimal dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri.