Scroll untuk baca artikel
AdvertorialBalikpapanIndonesiaInfo PublikKalimantan TimurTerkini

PTMB Rencanakan Optimalisasi Waduk Sungai Wain untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih Balikpapan

121
×

PTMB Rencanakan Optimalisasi Waduk Sungai Wain untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih Balikpapan

Sebarkan artikel ini

Balikpapan — Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) merancang pemanfaatan Waduk Sungai Wain sebagai sumber air baku tambahan guna mewujudkan cakupan layanan air bersih hingga 100 persen bagi warga Kota Balikpapan.

Direktur Utama PTMB, Yudhi Saharuddin, menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi jangka menengah dan panjang perusahaan dalam menjawab peningkatan kebutuhan air bersih.

“Alhamdulillah, kami terus berupaya keras agar seluruh masyarakat Kota Balikpapan bisa segera teraliri air bersih secara penuh. Salah satu opsi yang sedang kami dorong adalah optimalisasi Waduk Sungai Wain sebagai sumber air baku tambahan,” ujar Yudhi, Rabu (4/3/2026).

Ia menjelaskan, kebutuhan air di Balikpapan terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan perkembangan industri, terlebih dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

Peluang Kerja Sama dengan Pertamina

Yudhi mengungkapkan bahwa PTMB membuka peluang kolaborasi dengan PT Pertamina (Persero) yang saat ini juga memanfaatkan air dari kawasan Sungai Wain untuk operasional industri.

Menurutnya, pengolahan air Sungai Wain dapat dilakukan secara bersama dengan skema yang menyeimbangkan kebutuhan industri dan masyarakat.

“Kami berdiskusi kemungkinan kerja sama dengan Pertamina. Harapannya, air Sungai Wain bisa diolah bersama. Untuk kebutuhan industri, kami mendorong penggunaan teknologi desalinasi, sehingga air baku dari Sungai Wain bisa lebih difokuskan untuk masyarakat,” kata Yudhi.

Ia menilai penerapan desalinasi untuk pelanggan rumah tangga akan berdampak pada kenaikan tarif karena biaya produksi yang tinggi.

“Kalau desalinasi dibebankan ke masyarakat, tentu impact harganya akan tinggi. Itu yang ingin kami hindari. Karena itu, opsi desalinasi lebih tepat untuk industri besar,” ujarnya.

Penguatan Proyek Jangka Menengah dan Panjang

Selain optimalisasi Sungai Wain, PTMB juga menyiapkan sejumlah proyek strategis untuk memperkuat Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Balikpapan. Pada tahap jangka menengah, pengembangan sumber air di wilayah Bendungan Teritip dan optimalisasi instalasi eksisting ditargetkan mulai berjalan tahun depan. Sementara rencana proyek di Sepaku masih dalam tahap evaluasi lanjutan.

Untuk jangka panjang, PTMB telah memasuki tahap studi kelayakan (feasibility study/FS) terkait pengembangan sumber air baru beserta integrasi jaringan distribusinya. Koordinasi juga dilakukan dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui dinas pekerjaan umum dalam pengembangan SPAM regional guna mendukung kebutuhan Balikpapan dan kawasan penyangga IKN.

“Saya ingin memastikan bahwa pada 2029–2030, saat IKN sudah berjalan penuh, tidak ada lagi persoalan air bersih di Kota Balikpapan,” tegas Yudhi.

Komitmen Pemerataan Layanan

Di tengah berbagai rencana pengembangan tersebut, Yudhi mengakui masih terdapat wilayah yang belum terlayani secara optimal. Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat sembari memastikan perusahaan terus memaksimalkan sumber daya yang ada.

“Kami memohon maaf kepada masyarakat yang mungkin masih belum terlayani dengan baik. Insya Allah, kami terus berupaya meningkatkan layanan dan pemerataan distribusi air,” kata Yudhi.

Ia menambahkan, tantangan teknis kerap muncul saat penambahan jaringan baru yang dapat memengaruhi tekanan air di wilayah lain. Meski demikian, PTMB berkomitmen menerapkan prinsip keadilan dalam distribusi layanan.

“Kami ingin pembagian air ini adil untuk seluruh masyarakat. Itu yang menjadi komitmen kami,” ujarnya.