Scroll untuk baca artikel
AdvertorialBalikpapanInfo PublikKalimantan TimurOpiniReligiTerkini

Ribuan Umat Semarakkan Imlek 2578 Kongzili di Klenteng Guang De Miao Balikpapan

130
×

Ribuan Umat Semarakkan Imlek 2578 Kongzili di Klenteng Guang De Miao Balikpapan

Sebarkan artikel ini

BALIKPAPAN – Ribuan umat Tionghoa memadati Klenteng Guang De Miao atau yang juga dikenal sebagai Klenteng Satya Dharma, di kawasan Klandasan Ilir, Balikpapan Selatan, untuk merayakan Tahun Baru Imlek 2578 Kongzili, Selasa (17/2/2026) malam.

Sejak sore hari, umat mulai berdatangan mengikuti rangkaian ibadah pergantian tahun. Area klenteng tampak semarak dengan lampion merah yang tergantung rapi, sementara lilin-lilin besar menyala di pelataran utama. Aroma dupa memenuhi udara, menghadirkan suasana khidmat menjelang momen pergantian tahun.

Tepat pukul 00.00 Wita, umat melaksanakan sembahyang pergantian tahun. Dalam suasana hening, doa-doa dipanjatkan sebagai ungkapan syukur atas perjalanan tahun sebelumnya sekaligus harapan akan kesehatan, keselamatan, dan rezeki di tahun yang baru.

Memasuki detik-detik pergantian tahun, jumlah warga yang hadir semakin bertambah. Kompleks klenteng dipenuhi umat dan masyarakat yang ingin merasakan suasana perayaan.

Ketua Pengurus Klenteng Guang De Miao Balikpapan, William Chandra, menyampaikan bahwa perayaan tahun ini mengusung semangat pembaruan dan persatuan.

“Imlek menjadi momentum untuk melakukan refleksi diri, mempererat kebersamaan, serta menumbuhkan harapan baru. Kami bersyukur seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan penuh sukacita,” ujarnya.

Menurutnya, Imlek di Balikpapan bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi ajang pertemuan budaya yang memperkuat harmoni masyarakat.

“Banyak warga dari berbagai latar belakang turut hadir menyaksikan. Ini menjadi simbol harmonisasi yang terus kita rawat bersama,” tambahnya.

Kemeriahan Imlek juga terasa di sejumlah titik kota, terutama di kawasan Jalan Jenderal Sudirman serta pusat-pusat perbelanjaan di Balikpapan Selatan yang dihiasi ornamen khas Imlek.

Aparat keamanan dan petugas gabungan disiagakan untuk memastikan perayaan berlangsung aman dan tertib hingga dini hari. Pemerintah Kota Balikpapan pun mengapresiasi suasana yang kondusif.

Selain menjadi momentum ibadah dan pelestarian tradisi, perayaan Imlek dinilai turut memperkaya khazanah budaya Kota Balikpapan serta mendorong geliat sektor pariwisata.

Perayaan Imlek 2578 Kongzili di Kota Minyak menjadi simbol harapan baru tentang kerja keras, cinta kasih, dan persaudaraan yang terus tumbuh di tengah keberagaman masyarakat.