Scroll untuk baca artikel
AdvertorialInfo PublikKalimantan TimurPaserSarTerkini

Sungai Kandilo: Pendulang Pasir Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Diusulkan Ditutup

185
×

Sungai Kandilo: Pendulang Pasir Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Diusulkan Ditutup

Sebarkan artikel ini

PASER — Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan bersama Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban tenggelam atas nama Fitriadi (43), seorang pendulang pasir yang sebelumnya dilaporkan terseret arus di Sungai Kandilo, Desa Songka, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

Korban ditemukan pada hari kedua pelaksanaan Operasi SAR (H.2) dalam kondisi meninggal dunia.

Pencarian diawali dengan briefing pukul 07.00 WITA, kemudian dilanjutkan penyisiran sejauh kurang lebih dua kilometer dari lokasi kejadian perkara (LKP). Upaya tersebut melibatkan berbagai unsur SAR dengan menggunakan peralatan SAR air dan peralatan selam untuk memaksimalkan pencarian di sepanjang aliran sungai.

Pada pukul 10.00 WITA, korban ditemukan sekitar 500 meter ke arah hilir dari lokasi awal kejadian. Selanjutnya, korban dievakuasi menuju Puskesmas Batu Kajang untuk penanganan lebih lanjut.

Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan, unsur TNI/Polri, BPBD Paser, Damkar, PMI, Linmas, potensi SAR perusahaan sekitar, serta masyarakat setempat. Sejumlah peralatan turut dikerahkan, antara lain Rescue Car Hilux, rubber boat, perahu ketinting milik warga, peralatan SAR air dan selam, perangkat komunikasi, serta perlengkapan medis.

Proses pencarian sempat menghadapi kendala berupa arus sungai yang deras serta potensi ancaman binatang buas seperti buaya, meskipun kondisi cuaca terpantau cerah berawan.

Dengan telah ditemukannya korban, pada pukul 11.30 WITA dilaksanakan debriefing. Seluruh unsur yang terlibat sepakat mengusulkan penutupan Operasi SAR dan kembali ke satuan masing-masing untuk melanjutkan kesiapsiagaan.

Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan turut menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi.