Scroll untuk baca artikel
AdvertorialBalikpapanBrimobInfo PublikKalimantan TimurSarTerkini

Tim SAR Brimob Intensifkan Operasi Hari Ketiga Pencarian Korban Tenggelam di Pantai Seraya

122
×

Tim SAR Brimob Intensifkan Operasi Hari Ketiga Pencarian Korban Tenggelam di Pantai Seraya

Sebarkan artikel ini

Balikpapan — Tim Respons Bencana Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur kembali mengintensifkan operasi pencarian korban tenggelam di perairan Pantai Seraya, Kelurahan Sepinggan, Kota Balikpapan, pada hari ketiga pelaksanaan, Sabtu (07/02/2026).

Sejak pukul 07.00 WITA, personel SAR Brimob bergerak melakukan penyisiran di sekitar lokasi terakhir korban terlihat, sekaligus memperluas radius pencarian dengan mempertimbangkan arah dan kekuatan arus laut. Operasi dipimpin oleh Brigpol Saripudin dan melibatkan tim SAR gabungan lintas instansi.

Dalam upaya tersebut, sejumlah sarana dan prasarana dikerahkan, mulai dari kapal taktis, peralatan selam, hingga perlengkapan pendukung lainnya guna memaksimalkan pencarian di permukaan maupun dasar perairan. Meski kondisi cuaca terpantau berubah-ubah, personel tetap melaksanakan pencarian secara sistematis dengan pola manuver zigzag serta pengamatan visual secara cermat.

Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa operasi kemanusiaan ini menjadi atensi serius jajarannya. Seluruh potensi SAR telah dikerahkan dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan personel di lapangan.

“Kami berkomitmen melaksanakan pencarian secara maksimal dengan mengerahkan personel yang memiliki kualifikasi SAR. Koordinasi dengan instansi terkait terus ditingkatkan agar proses pencarian dan evakuasi dapat berjalan efektif dan optimal,” ujarnya.

Hingga saat ini, operasi pencarian masih terus berlangsung dengan perluasan jangkauan hingga beberapa mil laut dari garis pantai. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jalur perairan, agar turut berperan aktif dengan memberikan informasi apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Sinergi seluruh unsur diharapkan dapat mempercepat proses pencarian sekaligus memberikan kepastian bagi keluarga korban.