Scroll untuk baca artikel
AcehAdvertorialInfo PublikOpiniTerkini

Tinjau Latsitardanus di Aceh Tamiang, Gubernur Akpol Pastikan Taruna Hadir Membantu Masyarakat

143
×

Tinjau Latsitardanus di Aceh Tamiang, Gubernur Akpol Pastikan Taruna Hadir Membantu Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Aceh Tamiang – Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol) melaksanakan kunjungan kerja ke lokasi sasaran fisik Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) di Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (27/1/2026). Kunjungan ini bertujuan meninjau progres pembersihan material pascabanjir sekaligus menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak.

Kegiatan dipusatkan di dua titik utama, yakni Polindes dan Masjid Al Ikhlas Aceh Tamiang. Di lokasi tersebut, para Taruna Akpol bersama masyarakat bergotong royong membersihkan lumpur dan puing-puing sisa banjir agar fasilitas publik dapat segera difungsikan kembali.

Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, mengatakan bahwa kehadiran Gubernur Akpol merupakan bentuk dukungan moril sekaligus pengawasan langsung terhadap pelaksanaan pengabdian Taruna di lapangan.

“Gubernur Akademi Kepolisian melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka meninjau proses sasaran fisik pembersihan sisa lumpur dan material pascabanjir bersama Taruna Akpol dan masyarakat setempat. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap pemulihan pascabencana,” ujarnya.

Selain meninjau progres pekerjaan fisik, Gubernur Akpol juga menyerahkan bantuan sosial kepada warga guna meringankan beban ekonomi akibat bencana. Interaksi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam kunjungan tersebut.

“Kehadiran Taruna Akpol diharapkan mampu mempercepat pemulihan fasilitas umum sekaligus membentuk karakter perwira Polri yang humanis, peduli, dan dekat dengan masyarakat,” tambah Kombes Pol. Erdi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan proses normalisasi fasilitas umum, seperti tempat ibadah dan pusat layanan kesehatan desa, dapat berjalan lebih cepat serta memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat pascabencana.