Scroll untuk baca artikel
AdvertorialInfo PublikPapua SelatanPolriTerkiniTNI

Tragedi di Bandara Korowai: Pesawat Perintis Ditembaki, Dua Awak Gugur

152
×

Tragedi di Bandara Korowai: Pesawat Perintis Ditembaki, Dua Awak Gugur

Sebarkan artikel ini

KOROWAI – Suasana yang semula tenang di Bandara Korowai Batu (Danowage), Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, mendadak berubah mencekam setelah terdengar rentetan tembakan pada Rabu (11/2/2026) siang. Insiden tersebut menimpa pesawat perintis Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNR.

Berdasarkan informasi awal, pesawat yang terbang dari Bandara Tanah Merah itu telah mendarat dan terparkir di apron. Para penumpang bahkan sudah turun dari pesawat saat tembakan dilepaskan oleh orang tak dikenal dari arah sekitar bandara. Mendengar suara tembakan, penumpang berlarian menyelamatkan diri menuju hutan di sekitar lokasi.

Dalam situasi yang kacau tersebut, pilot dan co-pilot berusaha menyusul penumpang untuk mencari perlindungan. Namun, keduanya ditembak saat berada di area landasan (runway). Aparat memastikan dua awak pesawat meninggal dunia, sementara kondisi penumpang lainnya masih dalam proses pendataan.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, membenarkan pihaknya menerima laporan penembakan tersebut.

“Kami mendapat informasi bahwa ada penembakan terhadap salah satu maskapai di wilayah Korowai, Kabupaten Boven Digoel. Kami juga menerima kabar adanya korban di sana,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini Satgas tengah melakukan konsolidasi untuk merespons situasi di lapangan.

“Sore ini kami sudah menerbangkan pasukan ke Boven Digoel. Harapannya kami bisa menilai situasi di lokasi dan menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan evakuasi, berdasarkan penilaian kondisi yang ada,” kata Brigjen Faizal.

Personel yang diberangkatkan merupakan tambahan pasukan dari luar Papua guna memperkuat pengamanan dan mendukung proses penyelidikan.

Terkait pelaku, pihaknya menyatakan identitas maupun kelompok yang terlibat masih dalam pendalaman.

“Untuk sementara yang bisa kami pastikan ada dua korban. Untuk yang lainnya masih kami dalami. Situasi terakhir, kami terus berupaya berkomunikasi dan memonitor kondisi masyarakat di sekitar lokasi,” tambahnya.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menyampaikan bahwa fokus utama saat ini adalah menjamin keselamatan warga serta membuka akses informasi dari lokasi kejadian yang berada di wilayah terpencil.

Aparat gabungan TNI-Polri terus berkoordinasi untuk mengamankan area bandara, menyiapkan proses evakuasi, serta melakukan penyelidikan lebih lanjut. Hingga kini, perkembangan situasi di Korowai masih dipantau secara intensif.