Scroll untuk baca artikel
AdvertorialBalikpapanIndonesiaInfo PublikKalimantan TimurPemerintah Kota BalikpapanPemkot BalikpapanTerkiniWali Kota Balikpapan

Wali Kota: Gangguan Air Bersih Balikpapan Akibat Penggantian Pipa 40 Tahun

173
×

Wali Kota: Gangguan Air Bersih Balikpapan Akibat Penggantian Pipa 40 Tahun

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud memberikan keterangan kepada awak media terkait penggantian pipa induk dan gangguan distribusi air bersih.

Balikpapan – Gangguan air bersih Balikpapan dipastikan bukan disebabkan berkurangnya ketersediaan air baku. Pemerintah Kota bersama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) tengah mengganti pipa induk berusia sekitar 40 tahun untuk meningkatkan kualitas layanan jangka panjang.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menjelaskan, gangguan distribusi air yang dikeluhkan masyarakat terjadi karena proses penggantian jaringan utama. Pemerintah memastikan pekerjaan tersebut menjadi bagian dari pembenahan infrastruktur agar pelayanan air bersih lebih optimal setelah proyek selesai.

“Memang sekarang ada pekerjaan penggantian pipa induk. Jadi kalau distribusi air sedikit terganggu, itu bukan karena airnya tidak ada, tetapi karena sedang dilakukan perbaikan jaringan agar ke depan pelayanannya lebih baik.”

Rahmad mengatakan usia pipa utama yang digunakan selama ini telah mencapai sekitar empat dekade. Selain faktor usia, kapasitas jaringan lama juga dinilai tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan air bersih yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan pembangunan Kota Balikpapan.

Salah satu titik pekerjaan berada di kawasan Transad Kilometer 8. Di lokasi tersebut, PTMB mengganti pipa lama dengan pipa berdiameter lebih besar untuk meningkatkan kapasitas distribusi, memperluas jangkauan layanan, serta menjaga tekanan air tetap stabil.

“Pipa yang diganti ini usianya sudah sekitar 40 tahun. Sekarang diganti dengan ukuran yang lebih besar supaya kapasitas distribusi air meningkat dan bisa melayani kebutuhan masyarakat dengan lebih optimal.”

Rahmad mengakui proses penggantian jaringan utama berdampak pada distribusi air di sejumlah kawasan. Meski demikian, ia meminta masyarakat bersabar karena pekerjaan dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dalam jangka panjang.

“Kami mohon masyarakat bersabar. Mudah-mudahan setelah pekerjaan selesai, sistem kembali normal dan distribusi air menjadi lebih lancar. Ini dilakukan agar pelayanan air bersih ke depan semakin baik.”

Menurutnya, peningkatan layanan air bersih menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Balikpapan. Kebutuhan masyarakat terhadap air bersih terus meningkat dari tahun ke tahun sehingga pembenahan jaringan distribusi menjadi langkah penting untuk menjaga keandalan layanan.

Pemerintah Kota Balikpapan juga berkomitmen mengalokasikan anggaran guna memperkuat layanan dasar masyarakat, termasuk penyediaan air bersih yang berkualitas. Perbaikan jaringan diharapkan mampu mengurangi potensi gangguan akibat pipa tua sekaligus meningkatkan kapasitas distribusi ke seluruh wilayah kota.

“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang terbaik, termasuk melalui peningkatan layanan air bersih. Itu yang menjadi fokus utama Pemerintah Kota Balikpapan.”